Kasus HIV/ AIDS Diprediksi Terus Meningkat
BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jabar
bersama KPA Jabar untuk menekan angka kasus HIV/ AIDS di Jabar.
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat memprediksikan pada tahun 2020 mendatang, jumlah kasus HIV/AIDS di Jabar mencapai 74.527 orang.
Hal ini dikemukakan Kepala Biro Pelayanan Sosial Dasar Sekda Pemprov Jabar, H. Riadi SKM.
“Jika pada tahun 2009 terdapat 23.413 kasus dan tahun ini diestimasi ada 48.818 orang, maka diprediksi untuk tahun 2020 mendatang akan mencapai 74.527 kasus,” ujar Riadi, kepada wartawan dalam diskusi perkembangan HIV/AIDS di Jabar di Jln. Taman Pramuka, Selasa (09/4/2013).
Menurut Riadi, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jabar bersama KPA Jabar untuk menekan angka kasus HIV/ AIDS di Jabar yang saat ini sudah mencapai 7.375 kasus.
“Ada 3 skenario untuk menekan angka kasus HIV/ AIDS, pertama kepada populasi kuci (yang beresiko) dengan perubahan perilaku mereka, kedua ajak masyarakat serta institusi pendidikan dan perusahaan untuk bisa memberikan informasi HIV secara benar, yang ke tiga pencegahan pada layanan dengan sterilisasi di layanan kesehatan,” ujarnya Riadi.
Riadi juga mengatakan, perlunya kesadaran para laki-laki untuk menggunakan kondom saat berhubungan seksual dengan PSK langsung dan sosialisasi kepada masyarakat tentang HIV/ AIDS.
Hal ini bukan untuk melegalkan prostitusi melainkan untuk memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS,” kata Riadi. yang juga Sekretaris KPA Provinsi Jabar. (par)
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Jawa Barat memprediksikan pada tahun 2020 mendatang, jumlah kasus HIV/AIDS di Jabar mencapai 74.527 orang.
Hal ini dikemukakan Kepala Biro Pelayanan Sosial Dasar Sekda Pemprov Jabar, H. Riadi SKM.
“Jika pada tahun 2009 terdapat 23.413 kasus dan tahun ini diestimasi ada 48.818 orang, maka diprediksi untuk tahun 2020 mendatang akan mencapai 74.527 kasus,” ujar Riadi, kepada wartawan dalam diskusi perkembangan HIV/AIDS di Jabar di Jln. Taman Pramuka, Selasa (09/4/2013).
Menurut Riadi, berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jabar bersama KPA Jabar untuk menekan angka kasus HIV/ AIDS di Jabar yang saat ini sudah mencapai 7.375 kasus.
“Ada 3 skenario untuk menekan angka kasus HIV/ AIDS, pertama kepada populasi kuci (yang beresiko) dengan perubahan perilaku mereka, kedua ajak masyarakat serta institusi pendidikan dan perusahaan untuk bisa memberikan informasi HIV secara benar, yang ke tiga pencegahan pada layanan dengan sterilisasi di layanan kesehatan,” ujarnya Riadi.
Riadi juga mengatakan, perlunya kesadaran para laki-laki untuk menggunakan kondom saat berhubungan seksual dengan PSK langsung dan sosialisasi kepada masyarakat tentang HIV/ AIDS.
Hal ini bukan untuk melegalkan prostitusi melainkan untuk memutus mata rantai penyebaran HIV/AIDS,” kata Riadi. yang juga Sekretaris KPA Provinsi Jabar. (par)

Tidak ada komentar