Pendidik Nakal Akan Ditindak Tegas
BANDUNG – Kepala Sekolah nakal akan diberikan sanksi oleh Disdik Jabar.
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyudi Zarkasyi menegaskan akan mencoret sekolah dari daftar penerima BOS jika kedapatan menahan kartu Ujian Nasional siswanya hanya lantaran belum melunasi SPP dan lain-lain.
Hal itu ditegaskan Wahyudin usai mendampingi Gubernur Jabar meninjau UN di SMKN 3 Jl. Solontongan Buahbatu Bandung, Senin (15/4/2013).
“Akan kita coret dari daftar penerima BOS berikutnya. Tidak ada dalam aturan siswa yang belum melunasi SPP misalnya, tidak mendapat kartu ujian dan tidak bisa ikut UN, harus ikut UN” tegas Wahyudin.
Namun selama ini Wahyudin mengaku belum mendapat laporan kasus seperti itu dari daerah. Menurut Wahyudin, pihaknya hanya akan menerima laporan dari daerah.
“Sejauh ini Saya belum menerima laporan adanya kasus penahanan kartu ujian siswa, namun jauh hari sebelumnya kita sudah wanti-wanti pada pihak sekolah dan Dinas pendidikan di Kabupaten Kota agar tidak ada kasus penahanan kartu ujian siswa” pungkasnya. (als)
Kepala Dinas Pendidikan Jabar Wahyudi Zarkasyi menegaskan akan mencoret sekolah dari daftar penerima BOS jika kedapatan menahan kartu Ujian Nasional siswanya hanya lantaran belum melunasi SPP dan lain-lain.
Hal itu ditegaskan Wahyudin usai mendampingi Gubernur Jabar meninjau UN di SMKN 3 Jl. Solontongan Buahbatu Bandung, Senin (15/4/2013).
“Akan kita coret dari daftar penerima BOS berikutnya. Tidak ada dalam aturan siswa yang belum melunasi SPP misalnya, tidak mendapat kartu ujian dan tidak bisa ikut UN, harus ikut UN” tegas Wahyudin.
Namun selama ini Wahyudin mengaku belum mendapat laporan kasus seperti itu dari daerah. Menurut Wahyudin, pihaknya hanya akan menerima laporan dari daerah.
“Sejauh ini Saya belum menerima laporan adanya kasus penahanan kartu ujian siswa, namun jauh hari sebelumnya kita sudah wanti-wanti pada pihak sekolah dan Dinas pendidikan di Kabupaten Kota agar tidak ada kasus penahanan kartu ujian siswa” pungkasnya. (als)
Tidak ada komentar