header_ads

Try Out 2013

CIBINONG - Try Out dilakukan untuk menghadapi ujian nasional.

Guna menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional perlu dilakukan upaya - upaya meningkatkan kualitas belajar.
 
Try Out dilakukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas belajar dan kemampuan serta kelemahan siswa dalam mengerjakan soal-soal yang diperkirakan akan keluar di Ujian Nasional (UN).

Peluang ini dimanfaatkan sebuah Lembaga Pendidikan Primagama bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait penyelenggaraan simulasi (try out) UN yang rencananya akan dilakukan serentak oleh seluruh SMA/SMK/MAN di wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber yang dihimpun, Kepala SMK PGRI 1 Cibinong, Drs. H.  Ali Gozali, M.Pd, saat briefing dengan pengawas ruangan jelang try out mengatakan "Para guru juga harus  melakukan ujian perbaikan nilai (remedial teaching) kepada semua anak didik yang akan mengikuti UN".

Ditambahkan, para guru juga harus mampu memberikan motivasi dan support bagi para siswa dalam menghadapi UN 2013 yang dipastikan akan lebih komplek variasi dan tingkat kesulitan soalnya.

Hal senada dikatakan Kepala SMK Negeri 1 Cibinong, Zainal Abidin S.Pd. Dirinya menilai try out merupakan bagian dari persiapan diri para siswa dalam menghadapi Ujian Nasional. Sehingga, hasil try out itu dapat dijadikan salah satu tolak ukur kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan.

"Setelah diketahui hasilnya, para guru dapat dengan jeli mengetahui sisi kelemahan para siswa dalam pengetahuan ilmu bidang pelajaran yang perlu di lakukan pendalaman materi lebih lanjut," jelasnya. 



SEKILAS PRIMAGAMA

Selama 31 tahun Primagama sebagai pendamping siswa dalam belajar telah banyak mengalami perkembangan serta penyempurnaan dalam berbagai hal. Sehingga, langkah pencapaian jargon Primagama adalah bimbingan belajar, dan bimbingan belajar adalah Primagama sudah sukses dilalui.

Fasilitas dan Layanan Primagama mengedepankan Problem Solving, Konsep Pengajaran Remedial, Enrichment, dan Consulting, Metode Belajar Smart Solution, Layanan Belajar Paripurna dan tiga Jenis Belajar Siswa.

Tiga jenis Belajar Siswa itu meliputi; Pelajar Visual yang sangat erat kaitannya dengan gambaran visual seperti informasi tertulis, catatan, diagram, dan gambar; Pelajar Auditer yang sangat erat kaitannya dengan kuliah verbal, diskusi, dan dengan mendengarkan apa yang dikatakan orang lain; Pelajar Kinestetik/Taktil yang belajar dengan cara menggerakkan, melakukan, dan meraba. Pelajar kinestetik paling baik belajar melalui pendekatan dengan sentuhan.

Tenaga pendidik di Primagama mengemban tanggung jawab mendampingi Siswa Dari aspek ASPEK NUTURAL (Pengasuhan Akademik) & ASPEK NATURAL (Bakat, Kecerdasan dan Psikologis), mendampingi dengan mengoptimalkan seluruh potensi kecerdasan siswa, menggunakan metoda belajar SMART SOLUTION, menggunakan konsep belajar REC (Remidial Enrichment Consulting), mendampingi lebih dari dua juta siswa, dan mempunyai cabang di seluruh wilayah Indonesia. (als)





Editor: Annisa
Email: beritabogor2002@mail.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.