Butuh Aliran Listrik
Meski sudah tinggal di kampungnya selama puluhan tahun, namun rumah dari 419 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Wangun Dua, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, sampai saat ini belum juga merasakan aliran listrik.
Ratusan KK yang mayoritas berada di
bawah garis kemiskinan ini masih mengandalkan aliran listrik dari kincir
air dan tenaga surya sumbangan pemerintah.
Salah seorang warga setempat, Ujang (35)
mengakui jika sejak lahir hingga saat ini, kampungya belum mendapat
aliran listrik dari PLN. Dijelaskan Ujang, Rabu (3/4/2013), ide
menggunakan kincir air muncul sekitar 15 tahun lalu. Sayangnya, untuk
membuat kincir air diperlukan biaya sekitar 4 juta rupiah.
”Meski biaya
pembuatannya cukup mahal, namun satu kincir air bisa digunakan buat
dua rumah, jadi kita bisa patungan sama tetangga terdekat, kincirnya
kita taruh disepanjang aliran air sungai Ciherang,” katanya.
Menurutnya, dia dan warga lainnya sudah
acapkali mengajukan permohonan agar kampungnya bisa teraliri llistrik,
namun hingga kini belum juga terealisasi
Sementara itu, Arnayeti, Humas PLN Area
Gunung Putri mengklaim akan segera menyalurkan aliran listrik ke kampung
Wangun Dua, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang.
Menurut Arnayeti, kebijakan pemasangan aliran listrik ke kampung tersebut merupakan kebijakan dari Bandung. “Saat ini materialnya sudah berada di
lokasi untuk pemasangan tiang, mudah-mudahan sebelum hari raya idul
fitri sudah teraliri,” singkatnya. (ajat)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@gmail.com

Tidak ada komentar