Gemar Membaca Menuju Peradaban Bangsa
CIBINONG - Gemar Membaca dapat meningkatkan iman dan takwa menuju kemajuan peradaban bangsa.
Berdasarkan laporan Bank Dunia Nomor 16369-IND, dan studi IEA (International Association for the Evaluation of Education Achicievement) di Asia Timur, menunjukkan tingkat terendah membaca di pegang oleh negara Indonesia.
Data yang dihimpun Redaksi Berita Bogor, disebutkan Indonesia menyandang skor terendah, yakni 51,7, di bawah Filipina (skor 52,6), Thailand (skor 65,1), Singapura (skor 74,0), dan Hongkong (skor 75,5).
Kepala Kantor Arsip Perpustakaan Daerah (KAPD) Kabupaten Bogor, Ferry Adnan mengaku tak henti - hentinya mengintruksikan kepada jajarannya untuk gencar mengajak masyarakat kabupaten Bogor lebih Gemar Membaca.
"Menbaca (ilmu pengetahuan -Red), bagi masyarakat di negara - negara maju merupakan kebutuhan penting sebab mereka yakin dengan membaca akan merubah hidup, cara pandang dan prilaku. Di Indonesia, perlu adanya gerakan yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat termasuk pemerintah, swasta, lembaga maupun perorangan," pesannya, Senin (24/6/2013).
Dirinya menjelaskan, di era digital saat ini di perlukan terobosan yang inovatif, kreatif dan produktif. Sehingga, membaca akan menjadi sesuatu yang menyenangkan, mudah dan akhirnya akan menjadi budaya di masyarakat secara umum, dan kalangan pelajar, dan mahasiswa.
"Membaca dan melek aksara adalah sebuah kewajiban dalam agama, dan bernilai ibadah, untuk menerapkan pendidikan karakter bangsa yang beradab dan bermartabat," pintanya melalui pesan singkat.
Dengan gemar membaca, lanjut Ferry, dapat mengembangkan pembiasaan diri secara intensif yang bisa memicu siswa untuk berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai luhur. Pendidikan budaya dan karakter bangsa dapat dilakukan melalui pembelajaran membaca dan menulis.
Menurutnya, dengan membaca akan memperoleh berbagai informasi yang dapat memperkaya khazanah pengetahuannya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memicu minat baca, seperti lomba bercerita siswa, mengoptimalkan perpustakaan, mengarahkan anak untuk memanfaatkan internet positif.
“Bukan hanya itu, membaca juga akan meningkatkan iman dan takwa menuju kemajuan peradaban bangsa. Untuk itu mari kita Gemar Membaca,” imbuh Ferry Adnan. (ice)
Editor: Annisa Ramdhan
Email: redaksiberitabogor@gmail.com
Berdasarkan laporan Bank Dunia Nomor 16369-IND, dan studi IEA (International Association for the Evaluation of Education Achicievement) di Asia Timur, menunjukkan tingkat terendah membaca di pegang oleh negara Indonesia.
Data yang dihimpun Redaksi Berita Bogor, disebutkan Indonesia menyandang skor terendah, yakni 51,7, di bawah Filipina (skor 52,6), Thailand (skor 65,1), Singapura (skor 74,0), dan Hongkong (skor 75,5).
Kepala Kantor Arsip Perpustakaan Daerah (KAPD) Kabupaten Bogor, Ferry Adnan mengaku tak henti - hentinya mengintruksikan kepada jajarannya untuk gencar mengajak masyarakat kabupaten Bogor lebih Gemar Membaca.
"Menbaca (ilmu pengetahuan -Red), bagi masyarakat di negara - negara maju merupakan kebutuhan penting sebab mereka yakin dengan membaca akan merubah hidup, cara pandang dan prilaku. Di Indonesia, perlu adanya gerakan yang dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat termasuk pemerintah, swasta, lembaga maupun perorangan," pesannya, Senin (24/6/2013).
Dirinya menjelaskan, di era digital saat ini di perlukan terobosan yang inovatif, kreatif dan produktif. Sehingga, membaca akan menjadi sesuatu yang menyenangkan, mudah dan akhirnya akan menjadi budaya di masyarakat secara umum, dan kalangan pelajar, dan mahasiswa.
"Membaca dan melek aksara adalah sebuah kewajiban dalam agama, dan bernilai ibadah, untuk menerapkan pendidikan karakter bangsa yang beradab dan bermartabat," pintanya melalui pesan singkat.
Dengan gemar membaca, lanjut Ferry, dapat mengembangkan pembiasaan diri secara intensif yang bisa memicu siswa untuk berperilaku dan bersikap sesuai dengan nilai-nilai luhur. Pendidikan budaya dan karakter bangsa dapat dilakukan melalui pembelajaran membaca dan menulis.
Menurutnya, dengan membaca akan memperoleh berbagai informasi yang dapat memperkaya khazanah pengetahuannya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memicu minat baca, seperti lomba bercerita siswa, mengoptimalkan perpustakaan, mengarahkan anak untuk memanfaatkan internet positif.
“Bukan hanya itu, membaca juga akan meningkatkan iman dan takwa menuju kemajuan peradaban bangsa. Untuk itu mari kita Gemar Membaca,” imbuh Ferry Adnan. (ice)
Editor: Annisa Ramdhan
Email: redaksiberitabogor@gmail.com


Tidak ada komentar