Revitalisasi Pasar Cigombong Bogor
CIGOMBONG - Pemancangan tiang menandai dimulainya pembangunan Pasar.
Pasar Cigombong yang terletak di Jalan raya Sukabumi, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong ini akan dibangun dalam kurun waktu 16 bulan di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Pemancangan tiang pertama berlangsung hari ini, Selasa (18/6/2013) oleh Bupati Bogor didampingi Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kab Bogor, Cahya Viviadi. Pasar yang akan berdiri diatas lahan seluas 15.539 meter persegi ini sedianya akan menampung 605 pedagang dalam 372 bangunan kios, 152 los, 9 toko, dan 72 konter.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rachmat Yasin mengatakan pembangunan pasar Cigombong menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat, terutama masyarakat Cigombong. Terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dilokasi kegiatan, Direktur PD Pasar Tohaga Cahya Vidiadi menambahkan Pihaknya telah bekerjasama dengan investor PT Bangunbina Persada dalam rangka revitalisasi Pasar Cigombong.
Menurutnya pembangunan Pasar Cigombong ini memberi kontribusi aktif kepada masyarakat untuk lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Para pedagang eksisting pasar Cigombong saat ini ditempatkan di tempat penampungan sementara yang berada disekitar lahan pembangunan pasar.
"Harga sewa dan jual kios atau los akan disesauikan dengan kemampuan para pedagang di pasar ini yang sejak awal Juni 2013 dipindahkan sementara ke tempat penampungan," tambahnya.
Pedagang sambut baik
Sejak dibangun pada Tahun 1989, Pasar Cigombong yang belum pernah di renovasi ini kondisinya sudah tidak layak bagi para pedagang. Sementara antara pembeli menginginkan adanya pasar yang bersih dan nyaman untuk berbelanja.
Hal ini diungkapkan Asep (46) pedagang bahan sembako di Pasar Cigombong, saat menyaksikan pemancangan tiang tanda dimulainya pembangunan pasar. "Saya mengungsi dulu dilokasi lain sambil menunggu bangunan ini jadi," katanya kepada Berita Bogor.
Selama ini para pembeli, lanjut Asep, jumlahnya semakin berkurang dari tahun ke tahun, mungkin lantaran pasarnya sudah mulai tidak nyaman dan kumuh. "Kita juga sebenarnya sudah sumpek dengan suasana bangunan yang usang dan kotor, yah semoga pembangunannya cepat rampung, biar bisa dagang disitu lagi, kang," tambahnya.
Hal senada diutarakan Ny.Iyoh (37) pedagang beras yang selama ini mengeluhkan bila hujan kerap jalannya kotor banyak genangan air. Dirinya juga berharap mendapat lokasi kios yang strategis dengan harga terjangkau. "Yang penting harga kios jangan mahal, sebab kemampuan pasar disini kan terbatas, pak," pintanya. (ank)
Editor: Annisa Ramadhan
Email: redaksiberitabogor@gmail.com
Pasar Cigombong yang terletak di Jalan raya Sukabumi, Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong ini akan dibangun dalam kurun waktu 16 bulan di atas lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Pemancangan tiang pertama berlangsung hari ini, Selasa (18/6/2013) oleh Bupati Bogor didampingi Direktur Utama PD Pasar Tohaga Kab Bogor, Cahya Viviadi. Pasar yang akan berdiri diatas lahan seluas 15.539 meter persegi ini sedianya akan menampung 605 pedagang dalam 372 bangunan kios, 152 los, 9 toko, dan 72 konter.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rachmat Yasin mengatakan pembangunan pasar Cigombong menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat, terutama masyarakat Cigombong. Terutama dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurutnya pembangunan Pasar Cigombong ini memberi kontribusi aktif kepada masyarakat untuk lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Para pedagang eksisting pasar Cigombong saat ini ditempatkan di tempat penampungan sementara yang berada disekitar lahan pembangunan pasar.
"Harga sewa dan jual kios atau los akan disesauikan dengan kemampuan para pedagang di pasar ini yang sejak awal Juni 2013 dipindahkan sementara ke tempat penampungan," tambahnya.
Pedagang sambut baik
Sejak dibangun pada Tahun 1989, Pasar Cigombong yang belum pernah di renovasi ini kondisinya sudah tidak layak bagi para pedagang. Sementara antara pembeli menginginkan adanya pasar yang bersih dan nyaman untuk berbelanja.
Hal ini diungkapkan Asep (46) pedagang bahan sembako di Pasar Cigombong, saat menyaksikan pemancangan tiang tanda dimulainya pembangunan pasar. "Saya mengungsi dulu dilokasi lain sambil menunggu bangunan ini jadi," katanya kepada Berita Bogor.
Selama ini para pembeli, lanjut Asep, jumlahnya semakin berkurang dari tahun ke tahun, mungkin lantaran pasarnya sudah mulai tidak nyaman dan kumuh. "Kita juga sebenarnya sudah sumpek dengan suasana bangunan yang usang dan kotor, yah semoga pembangunannya cepat rampung, biar bisa dagang disitu lagi, kang," tambahnya.
Hal senada diutarakan Ny.Iyoh (37) pedagang beras yang selama ini mengeluhkan bila hujan kerap jalannya kotor banyak genangan air. Dirinya juga berharap mendapat lokasi kios yang strategis dengan harga terjangkau. "Yang penting harga kios jangan mahal, sebab kemampuan pasar disini kan terbatas, pak," pintanya. (ank)
Editor: Annisa Ramadhan
Email: redaksiberitabogor@gmail.com


Tidak ada komentar