header_ads

Ribuan Buruh Kepung Kantor Bupati Bogor

CIBINONG - Ribuan buruh Bogor bersatu tolak kenaikan harga BBM.

Sejumlah 1.500 buruh konvoi menggunakan sepeda motor melintasi kawasan industri Sentul menuju kompleks Perkantoran Pemkab Bogor. 

Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Peketrja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Bogor ini berlaku nekad memblokir gerbang masuk Kantor Bupati Bogor di Jalan raya Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (21/6/2013).

Mereka meneriakkan yel - yel menuntut bertemu dengan Bupati dan Wakil Bupati Bogor terkait penolakan kebijakan pemerintah yang tak bijak menaikan harga BBM.

Ketua FSMI Kabupaten Bogor, Yusuf, alasan  buruh menolak kenaikan BBM lantaran banyak ditemukan kebohongan yang digunakan pemerintah untuk menaikan BBM itu. “Kita desak Pemkab dan DPRD Kabupaten Bogor agar menolak kenaikan harga BBM melalui surat resmi ke pemerintah pusat,” katanya.
.
Kenaikan harga BBM, lanjut Yusuf, harus dibatalkan karena bukan hanya menzolimi buruh tapi juga umat muslim yang sebentar lagi melakukan ibadah di bulan suci Ramadhan. 


Hal senada dikatakan Ketua Gerakan Pembangunan Putra Pribumi (G-PPP) Bogor Raya. "Lagi - lagi rezim SBY mendera dan menzolimi rakyat, kali ini menaikan harga BBM. Kini saatnya Revolusi," teriaknya.

Kita membutuhkan, lanjutnya, seorang pemimpin sebagai Satria Paningit yang melindungi, adil dan mengangkat harkat martabat bangsa. Kita tidak butuh pemimpin yang besar badannya tapi tak mampu mengurus negeri. "Hanya satu tuntutan kami, tolak kenaikan harga BBM atau Revolusi sudah harga mati," ketusnya.

Sementara, aparat Polres Bogor dibantu TNI dan Satpol PP nampak berjaga - jaga di dalam gerbang dilengkapi dengan dua mobil anti hura-hara dan watercanon.

Kapolres Bogopr AKPB Asep Syaefudin menjelaskan keberadaan dua water canon anti hura-hura sebagai upaya antisipasi terjadinya aksi yang anarkis. "Namun, sejauh ini aksi demo buruh masih tergolong wajar," jelasnya. (ice)



Editor: Alsabili
Email: redaksiberitabogor@gmail.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.