header_ads

Angin Puting Beliung Terjang 12 Desa

DRAMAGA - Sejumlah 1.463 rumah warga luluh lantah.

Hujan deras disertai angin kencang dan sambaran petir kembali menerjang wilayah Bogor.

Minggu (27/10/2013) sore hujan deras disertai angin kencang dan sambaran petir mulai mengguyur wilayah Bogor bagian barat dan Cibinong dengan intensitas curah hujan cukup tinggi.

Fenomena alam ini mengakibatkan sejumlah rumah warga di desa Purwasari Kecamatan Dramaga, desa Tapos 1 Kecamatan Tenjolaya, desa Gunung Bunder Kecamatan Pamijahan, dan desa Kiarasari Kecamatan Sukajaya diterjang angin puting beliung.

Angin puting beliung juga menerjang sejumlah desa di Kecamatan Tamansari, Kecamatan Cisarua, dan kecamatan Ciomas. Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo membenarkan peristiwa itu. 

Dirinya mendengar laporan terjadinya dari petugas Kecamatan langsung tancap gas bersama 3 regu tim reaksi cepat yang terdiri dari 30 orang ke lokasi bencana.

"Saat ini saya dan tim reaksi cepat masih dalam perjalanan menuju ke empat kecamatan, yakni desa Purwasari, desa Tapos 1 dan desa Gunung Bunder serta desa Kiarasari. Tim kita sebar menuju target itu dengan membawa peralatan dan genset, sebab saat ini kondisi di lokasi sedang padam aliran listriknya," kata Budi Aksomo, saat dihubungi, Minggu (27/10/2013).

"Kita masih menyisir ke lokasi yang berada di kaki gunung Salak. Untuk mencapai lokasi musibah harus melalui jalan desa yang jaraknya cukup jauh satu sama lain, maka itu kita bagi dalam tiga tim tanggap darurat," jelas Budi Aksomo.

Pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan aparat kepolisian, Tagana, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor. "Muspida, Tagana dan PMI juga meluncur ke tiga lokasi kejadian," jelasnya lagi.

Berdasarkan data yang diperoleh Markas PMI Cabang Kabupaten Bogor, pukul 18.30 Wib, disebutkan terdapat 1.463 rumah warga yang mengalami kerusakan berat, kerusakan sedang dan kerusakan ringan di 12 desa. Warga yang rumahnya rusak telah dievakuasi, sebagian mengungsi di kediaman kerabat dan keluarga masing - masing.

"Belum bisa dipastikan apakah ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerusakan rumah warga sudah didata mencapai ribuan rumah warga yang rusak berat, rusak sedang maupun rusak ringan," kata Relawan PMI Cabang Kabupaten Bogor, Hasan, di Markas PMI Jalan KSR Kusmayadi, Cibinong.

Tak hanya itu, Markas PMI juga memperoleh data susulan dari tim tanggap darurat yang berada dilokasi kejadian, pukul 19.30 Wib, yang melaporkan angin puting beliung juga menerjang rumah warga desa Kiara Saei Kecamatan Sukajaya.

Di desa Kiarasari Kecamatan Sukajaya, terdapat 15 rumah berat dan 1 rusak ringan yang terletak di Rw 01 kampung Cirewed desa Kiarasari, sedangkan di Rw 02 kampung Pasir Bendera ada 7 rumah rusak ringan dan 7 rumah rusak berat, di Rw 03 kampung Cipendeuy terdapat 5 rumah rusak berat dan 5 rusak ringan, di Rw 04 desa Pasir Pari ada 6 rumah rusak ringan dan 2 rusak berat.

Menurutnya, sejak sore hari setelah kejadian sejumlah 10 relawan langsung diterjunkan menuju ke lokasi bencana angin puting beliung dengan menggunakan dua unit mobil tanggap darurat milik PMI Cabang Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan, warga Jawa Barat untuk lebih waspada terhadap kemungkinan datangnya angin puting beliung.

Kepala Pusat data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, potensi munculnya angin puting beliung ini meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dan kemungkinan akan terus meningkat memasuki pergantian musim kemarau ke musim penghujan ini.

"Memasuki musim pancaroba seperti sekarang, cuaca pagi hingga siang terik dan panas, namun saat sore hari hujan yang disertai dengan puting beliung kerap terjadi," ujar Sutopo melalui rilis, Rabu (23/10) kemarin.
  (sun)



foto ilustrasi
Editor: Sunardi
Email: redaksiberitabogor@gmail.com  

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.