PKL Binaan Terima Bantuan Gerobak
KOTA - Kemendag Bantu 30 Gerobak PKL Untuk Kota Bogor.
Kementerian Perdagangan memberikan bantuan gerobak untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) Binaan Pemerintah Kota Bogor.
Secara simbolis gerobak tersebut diserahkan Kasubdit Pemasaran dan fasilitasi Usaha Kementerian Perdagangan Noviani Ristanti kepada Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor di Jalan Dadali Tanah Sareal, Kota Bogor, Jum’at (18/10/2013).
Selanjutnya, gerobak yang diterima wakil walikota Bogor diserahkan kepada perwakilan PKL Muhammad Nurhidayat. Ia sehari – harinya berjualan bubur di sekitar Batu Tulis Kecamatan Bogor Selatan.
“Ada 30 gerabak yang kita serahkan untuk para PKL di Kota Bogor, “ kata Kasubdit Pemasaran dan Fasilitasi Usaha Noviani Ristanti, “ usai menyerahkan gerobak kepada wakil walikota Bogor Achmad Ru’yat.
Menurut Noviani, pemberian bantuan gerobak untuk para PKL itu merupakan program Kementerian Perdagangan tahun 2013. “ Untuk tahun ini, seluruhnya ada 400 gerobak yang diberikan kepada para PKL. Untuk PKL di Kota Bogor kebagian 30 gerobak, “ kata Noviani.
Ia mengatakan, pemberian gerobak itu dimaksudkan untuk penataan dan pemberdayaan PKL. Tujuannya untuk merubah stigma Pedagang Kaki Lima menjadi Pedagang Kreatif tertib, tertata rapi, bersih dan aman. “Ini salah satu bukti kepedulian dan keberpihakan Pemerintah kepada kelompok usaha ekonomi rakyat, “ kata Noviani.
Selain program pemberian gerobak, lanjut Noviani, Kementerian Perdagangan juga siap memfasilitasi akses pemasaran bagi usaha mikro tersebut. “Kita siap mempertemukan pengusaha mikro dengan pengusaha ritel modern. Selain itu untuk lebih meningkatkan daya saing, kami juga siap memberikan pelatihan kepada para pengusaha mikro,” imbuhnya.
Noviani juga mengajak kepada pihak swasta untuk membantu para pengusaha mikro. “Kita berharap melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), para pengusaha bisa membantu tumbuh kembangnya PKL yang lebih berdaya saing dan tertata rapi,” pungkasnya.
Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat mengatakan, para PKL Kota Bogor yang mendapat bantuan kementerian Perdagangan itu merupakan PKL binaan Pemerintah Kota Bogor. “Mereka adalah para PKL yang menempati zoning – zoning yang telah diatur oleh Pemkot Bogor, ” kata Ru’yat yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor Bambang Budianto.
Ru’yat berharap program bantuan gerobak PKL ini bisa berkelanjutan, sehingga semua PKL di Kota Bogor akan tertata rapi. “ PKL bukan tidak untuk digusur, tapi dilakukan pembinaan dan penataan, “ imbuhnya. (ice)
Editor: MICHELLE
Email: redaksiberitabogor@gmail.com
Kementerian Perdagangan memberikan bantuan gerobak untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) Binaan Pemerintah Kota Bogor.
Secara simbolis gerobak tersebut diserahkan Kasubdit Pemasaran dan fasilitasi Usaha Kementerian Perdagangan Noviani Ristanti kepada Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat di halaman Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor di Jalan Dadali Tanah Sareal, Kota Bogor, Jum’at (18/10/2013).
Selanjutnya, gerobak yang diterima wakil walikota Bogor diserahkan kepada perwakilan PKL Muhammad Nurhidayat. Ia sehari – harinya berjualan bubur di sekitar Batu Tulis Kecamatan Bogor Selatan.
“Ada 30 gerabak yang kita serahkan untuk para PKL di Kota Bogor, “ kata Kasubdit Pemasaran dan Fasilitasi Usaha Noviani Ristanti, “ usai menyerahkan gerobak kepada wakil walikota Bogor Achmad Ru’yat.
Menurut Noviani, pemberian bantuan gerobak untuk para PKL itu merupakan program Kementerian Perdagangan tahun 2013. “ Untuk tahun ini, seluruhnya ada 400 gerobak yang diberikan kepada para PKL. Untuk PKL di Kota Bogor kebagian 30 gerobak, “ kata Noviani.
Ia mengatakan, pemberian gerobak itu dimaksudkan untuk penataan dan pemberdayaan PKL. Tujuannya untuk merubah stigma Pedagang Kaki Lima menjadi Pedagang Kreatif tertib, tertata rapi, bersih dan aman. “Ini salah satu bukti kepedulian dan keberpihakan Pemerintah kepada kelompok usaha ekonomi rakyat, “ kata Noviani.
Selain program pemberian gerobak, lanjut Noviani, Kementerian Perdagangan juga siap memfasilitasi akses pemasaran bagi usaha mikro tersebut. “Kita siap mempertemukan pengusaha mikro dengan pengusaha ritel modern. Selain itu untuk lebih meningkatkan daya saing, kami juga siap memberikan pelatihan kepada para pengusaha mikro,” imbuhnya.
Noviani juga mengajak kepada pihak swasta untuk membantu para pengusaha mikro. “Kita berharap melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), para pengusaha bisa membantu tumbuh kembangnya PKL yang lebih berdaya saing dan tertata rapi,” pungkasnya.
Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat mengatakan, para PKL Kota Bogor yang mendapat bantuan kementerian Perdagangan itu merupakan PKL binaan Pemerintah Kota Bogor. “Mereka adalah para PKL yang menempati zoning – zoning yang telah diatur oleh Pemkot Bogor, ” kata Ru’yat yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bogor Bambang Budianto.
Ru’yat berharap program bantuan gerobak PKL ini bisa berkelanjutan, sehingga semua PKL di Kota Bogor akan tertata rapi. “ PKL bukan tidak untuk digusur, tapi dilakukan pembinaan dan penataan, “ imbuhnya. (ice)
Editor: MICHELLE
Email: redaksiberitabogor@gmail.com

Tidak ada komentar