Jabar Akan Miliki Gudang Beras
Pemerintah Pusat Akan Membuat Gudang Beras di Jawa Barat.
Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengatakan pemerintah akan membuat gudang beras di daerah Sukabumi dan Cianjur.
"Gudang beras itu nantinya akan mempermudah distribusi dari para petani dan pemerintah tentang hasil pangan," ujarnya pada kunjungan kerja ke Kantor Bulog Divre Jabar, Jl. Soekarno Hatta Bandung, Senin (4/10/2013).
"Jika tidak ada kejelasan harga jual bagi para petani, maka tidak akan ada peningkatan dalam penjualan pangan," tambah Wagub yang didampingi Kepala Biro Binprod Setda Jabar Poppy Sophia Bakur.
Kepala Bulog Divre Jabar Usep Karyana mengatakan stok beras di Bulog ada 2500 ton atau untuk kebutuhan sekitar 6 bulan. "Kita mencoba melakukan penyerapan untuk ketersediaan stok di Jawa Barat, sehingga kita yang menjemput bola," paparnya.
Dijelaskannya pula penyaluran raskin kurang lebih 39 ribu ton setiap bulannya di drop ke Kab/Kota di Jawa Barat. "Kita berusaha yang terbaik untuk pelayanan kepada masyarakat sehingga pasokan stok terjaga dan memantau kualitas dari beras tersebut," ungkapnya. (red)
foto ilustrasi
Rilis Humas Pemprov Jawa Barat
Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar mengatakan pemerintah akan membuat gudang beras di daerah Sukabumi dan Cianjur.
"Gudang beras itu nantinya akan mempermudah distribusi dari para petani dan pemerintah tentang hasil pangan," ujarnya pada kunjungan kerja ke Kantor Bulog Divre Jabar, Jl. Soekarno Hatta Bandung, Senin (4/10/2013).
"Jika tidak ada kejelasan harga jual bagi para petani, maka tidak akan ada peningkatan dalam penjualan pangan," tambah Wagub yang didampingi Kepala Biro Binprod Setda Jabar Poppy Sophia Bakur.
Kepala Bulog Divre Jabar Usep Karyana mengatakan stok beras di Bulog ada 2500 ton atau untuk kebutuhan sekitar 6 bulan. "Kita mencoba melakukan penyerapan untuk ketersediaan stok di Jawa Barat, sehingga kita yang menjemput bola," paparnya.
Dijelaskannya pula penyaluran raskin kurang lebih 39 ribu ton setiap bulannya di drop ke Kab/Kota di Jawa Barat. "Kita berusaha yang terbaik untuk pelayanan kepada masyarakat sehingga pasokan stok terjaga dan memantau kualitas dari beras tersebut," ungkapnya. (red)
foto ilustrasi
Rilis Humas Pemprov Jawa Barat

Tidak ada komentar