header_ads

Berkas Soal Dibakar

KOTA - Berkas Soal Test CPNSD Kota Bogor dibakar

Puluhan ribu lembar berkas soal test Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dilingkungan Pemerintah Kota Bogor dibakar.

Pembakaran soal-soal test CPNSD itu dipimpin langsung Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Dwi Roman Pujo di Halaman Dinas Binamarga dan Sumberdaya Air Jalan Pemuda Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor.

“Semua soal – soal test CPNSD dilingkungan Pemerintah Kota Bogort telah kita bakar semuanya Minggu (3/11) malam. “kata Kepala BKPP Dwi Roman Pujo di Kantornya, Senin (4/11/2013).

Dwi pengatakan, pembakaran berkas soal-soal test CPNSD disaksikan langsung pihak BKN (Badan Kepegawaian Negara), BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), Kepolisian, Ispektorat Provinsi Jabar dan Inspektorat Kota Bogor, Kepolisian, dan pihak Ombusdman. “Berkas soal test CPNSD  yang kita bakar beratnya  mencapai sekitar 1 ton,“ jelasnya.

Ia menjelaskan, pembakaran berkas soal test CPNSD itu memakan waktu cukup lama hampir 2,5 jam, yakni dimulai dari pukul 21.30 hingga pukul 01.00 Senin (4/11) dinihari “Jadi, kertas soal –soal test itu kita bakar sampai menjadi abu, makanya berlangsung cukup lama, “ kata Dwi.


Dwi Roman mengatakan, pembakaran berkas soal test CPNSD dilakukan untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan, seperti bocornya soal, atau hal–hal lainnya yang dikhawatirkan ada yang memanfaatkan soal-soal test CPNS.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan pelamar umum, dan tenaga Honorer Katagori II Pemerintah Kota Bogor mengikuti test CPNSD yang digelar di sejumlah Sekolah di Kota Bogor, Minggu (3/11) siang.

Seluruhnya pelamar umum yang memasukan lamarannya ke Panitia Penerimaan CPNSD Kota Bogor berjumlah 1500, namun setelah diseleksi hanya 998 orang yang berhak mengikuti test.  

Sedangkan untuk tenaga honorer katagori II yang berhak mengikuti test berjumlah 1011 orang. Namun yang mengikuti test hanya berjumlah 989 orang.  Sisanya, ada 22 orang tidak mengikuti test karena ada yang pindah ke swasta, memilih mengikuti test bergabung dengan pelamar umum, dan ada yang meninggal dunia, serta alasan –alasan lainnya.

Menurut Dwi Roman, sesuai dengan kuota yang ditetapkan oleh pusat, bahwa dari pelamar umum yang bakal diterima menjadi CPNSD Kota Bogor hanya 40 orang. Rinciannya, 30 guru SD, dan 10 orang guru terpilih yakni guru SMK seperti guru Komputer, dan guru-guru yang memiliki keahlian khusus.

Sedangkan untuk tenaga honorer Katagori II  Dewi menjelaskan, pihaknya belum tahu berapa orang yang bakal diterima menjadi CPNSD dilingkungan Pemerintah Kota Bogor. “Sejauh ini kami belum tahu berapa orang yang bakal diterima, Namun, kelulusannya akan dilihat dari passing grade yakni dilihat dari nilai yang tertinggi, “ pungkasnya. (chris)




Editor: MICHELLE
Email: redaksiberitabogor@gmail.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.