header_ads

Didesak Camat, PT KAI Tebar Janji

SUKARAJA - Upaya Camat Sukaraja membuahklan hasil. 

Setelah berkali kali dilayangkan surat oleh Kepala Desa Cilebeut Timur dan Camat Sukaraja, akhirnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) berjanji akan memberikan bantuan kepada 22 Kepala Keluarga (KK) yang menjadi korban amblasnya rel kereta api di desa Cilebut Timur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. 

Bantuan yang akan diberikan dalam bentuk dana cash, yang diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para korban tersebut. “Sebagai bentuk perhatian kami kepada para korban, kami memang akan memberikan bantuan kepada para korban tersebut. Kami akan memberikan dana kepada para korban. Jumlahnya nanti saja,” kata Ignatis Jonan, Direktur Utama PT KAI.

Lebih lanjut Ignatius mengatakan, pemberian bantuan dalam bentuk uang tunai, dirasakan lebih tepat untuk para korban. Pasalnya, mereka lebih tahu akan kebutuhannya. Dan pemberian bantuan dalam bentuk tunai ini, dirasakan akan lebih bermanfaat dibandingkan dengan bentuk barang atau pun bantuan lainnya.

Sebelumnya diberitakan, akibat rel kereta api amblas membuat sejumlah warga yang tinggal di sektar jalur kereta api Jakarta-Bogor terpaksa direlokasi. Pasalnya, lokasi yang dihuni warga tersebut rawan mengalami longsor. Pemerintah turun tangan untuk merelokasi warga, untuk menghindari adanya korban jiwa karena longsor tersebut.

Namun kini, sebanyak 22 KK yang menjadi korban tersebut, menunggu bantuan dari PT KAI, karena kontrak tempat mereka direlokasi sudah hampir habis masa kontraknya. Para korban pun kebingungan untuk menentukan langkah mereka. (ken)



foto ilustrasi

Diberdayakan oleh Blogger.