Jual Beli Proyek Rehab Sekolah
CIBINONG - Pekerjaan Rehab Gedung Sekolah Hanya Rampung 65 Persen.
Pembangunan rehabilitasi 220 gedung sekolah SD dan SMP dan penambahan ruang kelas baru (RKB) di Kabupaten Bogor pada 2013 disoroti anggota dewan.
Hasil sidak Komisi D DPRD Kabupaten Bogor sejumlah 23 SD dan SMP di lima kecamatan ditemukan adanya indikasi proyek pengerjaan itu di sub kontrak (dijual-red) ke pengusaha lain dengan kualitas bangunan rendah.
“Di lima kecematan itu didapati sebagian besar pengerjana fisik banguan sekolah baik pembangunan RKB dan renovasi bermasalah Penyebabnya pemborong yang memenangan tender melakukan sub kontrak kembali ke pemborong lainnya. Pemborong yang mendapatkan tender tadi mendapatkan uang dari jual proyek itu,” kata Ketua Komisi D Sumarli, Minggu (8/12/2013)
Akibatnya, lanjut dia, pekerjaan tidak tepat waktu sesuai kontrak kerja. Kebanyakan proyek di Dinas Pendidikan (Disdik) akan selesai 25 Desember, tapi hingga mingu pertama Desember ini masih sekitar 65 persen.
Dia mendesak Disdik mengecek ke lapanngan, agar kedua persoalan ini tak muncul lagi pada proyek anggaran 2014. "Jika tidak, akan berdampak pada proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut. Harusnya bangunannya sudah dipakai lantaran berlarut-larut, kegiatan belajar mengajar terganggu,” ujarnya.
Sementara, Humas Disdik Kabupaten Ronny Kusmaya berjanji pihaknya bakal sidak ke proyek pembangunan fisik sekolah. “Jika pemborong terlambat pengerjaanya, pasti diberikan sanksi, apa pun alasannya. Sudah pasti kena denda dan dipertimbangkan untuk tidak ikut tender pada proyek tahun depan,” paparnya. (red)
foto: ilustrasi
