header_ads

Kerusakan DAS Citarum Semakin Parah

Kondisi Sungai Citarum Sudah Alami Kerusakan Terparah. 

Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Eka Santosa mengungkapkan kerusakan lingkungan di DAS Citarum. Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini dinilai sangat  mengkhawatirkan.

"Di tahun 2010,tercatat ada 64 sungai dalam keadaan rusak parah, untuk Sungai Citarum merupakan sungai terkotor di dunia. Di beberapa titik antara lain Waduk Cirata telah menjadi tempat pembuangan sampah dan di lokasi tersebut dijadikan areal komersial," jelasnya, Kamis (30/1).

Padahal di area ini, lanjutnya, merupakan areal konservasi. Sehubungan dengan banyaknya masalah lingkungan yang terjadi di sekitar Sungai Citarum Forum DAS Sungai Citarum memberikan beberapa rekomendasi sebagai solusi atas munculnya masalah tersebut.

Menurutnya, Gubernur Jabar sesuai dengan kewenangan yang dimiliki diminta untuk segera mengembalikan fungsi hutan lindung di hulu Sungai Citarum, menindak tegas kepada pelaky yang membuang kotoran sapi di sepanjang Sungai Citarum dari hulu ke hilir serta bagi yang membuang limbah industri diminta diselesaikan secara hukum.

Rekomendasi berikutnya, kata Eka, mendesak pemerintah untuk segera melarang pemanfaatan Waduk Saguling dan Cirata untuk perikanan karena air di lokasi tersebut sudah tercemar berat karena mengandung logam berbahaya. "Termasuk rekomendasi yang mendesak kepada Gubernur Jabar untuk berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta mengenai pemanfaatan air baku karena 80 persen air baku DKI berasal dari Waduk Jatiluhur yang notabene berasal dari Sungai Citarum," desaknya. (red)






Rilis Humas Pemprov Jabar

Diberdayakan oleh Blogger.