Simpang Sukahati-Pajeleran Carut Marut
Trafficlight simpang Sukahati - Padjeleran tak berfungsi, arus lalu lintas Jalan Raya Tegar Beriman carut marut, kondisi ini di perparah lantaran tak nampak seorang petugas Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang bertugas mengatur lalu lintas dilokasi, Jum'at (31/1/2914) siang hingga sore.
Tak sedikit pengendara dan pejalan kaki yang melintas mengeluh lantaran kondisi ini mengganggu kenyamanan, bahkan dapat membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan yang hendak menyeberang jalan.
Seorang pengendara sepeda motor, Ny. Natali (36) merasa khawatir setiap melintasi simpang itu terlebih disaat lalu lintas sedang ramai. "Saya jadi takut kalau lewat simpang Sukahati - Pajeleran soalnya semua kendaraan saling berebut melintas, ini kan berbahaya," keluh relawan SIBAT PMI Kabupaten Bogor ini.
Hal senada dikeluhkan Adi (24) warga Bojonggede yang setiap hari melintas jalan tersebut. "Yang paling sering menyerobot itu sepeda motor belum lagi mobil angkot yang juga ga mau mengalah, mana ga ada petugas polantasnya, ya jadinya lalu lintas semakin simpang siur begini," katanya.
Saat dihubungi, Kasatlantas Polres Bogor, AKP Muhammad Chaniago tak menampik adanya trafficlight disimpang Jalan Sukahati - Pajeleran tidak berfungsi. Pihaknya berjanji menempatkan sejumlah Polantas di persimpangan jalan Sukahati - Pajeleran demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
"Jadi kalau ploting petugas Polantas di sore hari libur sifatnya insidentil, kalau ada kegiatan atau gangguan traffic light akan segera kita bantu mengatur lalu lintas. Seperti sore ini kita langsung kerahkan petugas dari Pos Lantas 10B ke lokasi yang mengalami gangguan traffic light itu," jelasnya.
Saat dihubungi, Kasatlantas Polres Bogor, AKP Muhammad Chaniago tak menampik adanya trafficlight disimpang Jalan Sukahati - Pajeleran tidak berfungsi. Pihaknya berjanji menempatkan sejumlah Polantas di persimpangan jalan Sukahati - Pajeleran demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
"Jadi kalau ploting petugas Polantas di sore hari libur sifatnya insidentil, kalau ada kegiatan atau gangguan traffic light akan segera kita bantu mengatur lalu lintas. Seperti sore ini kita langsung kerahkan petugas dari Pos Lantas 10B ke lokasi yang mengalami gangguan traffic light itu," jelasnya.
Sementara, Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kabupaten Bogor, Soebiantoro mengatakan kerusakan traffic light dimungkinkan akibat tingginya frekuensi petir sehingga peralatan yang usianya sudah lebih dari 7 tahun itu menjadi rusak kembali. "Kita sudah sering perbaiki traffic light disitu, tapi rusak lagi. Sore ini juga kita akan perbaiki segera," katanya saat dihubungi Berita Bogor.
Menyinggung banyaknya traffic light di wilayah Kabupaten Bogor yang sudah usang, Soebiantoro mengaku tahun ini sudah mengajukan pengadaan peralatan baru senilai Rp150 Juta per unit kepada pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor. "Kita baru punya peralatan baru di 3 titik persimpangan, yaitu di simpang kandang roda, simpang ciawi gadog dan simpang tiga ciseeng. Selebihnya dalam kondisi yang rawan rusak, apalagi bila frekuensi petir cukup tinggi di lokasi itu," jelasnya. (ann)
Traffic light Simpang Sukahati - Tegar Beriman Rusak, tak satu pun Polantas atur lalulintas, (31/1)
Editor: Annisa