header_ads

Rudy Rochjadi: Panwaslu Launching Sejuta Relawan

Sejuta relawan diberdayakan Panwaslu.

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bogor membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi relawan Pemilu Legislatif yang akan dihelat 9 April 2014.  Pembentukan relawan pemilu oleh Panwaslu dilakukan dalam Launching dan Talkshow Sejuta Relawan Pemilu yang digelar di Bale Binarum Bogor, Selasa (31/12/2013)

Launching dihadiri Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor Aep Saepudin, anggota Panwaslu Propinsi Jawa Barat,Wasikin Marzuki, Wakapolres Kota Bogor, Perwakilan Satuan Pamong Praja  serta Unsur Akademisi, Tokoh Agama/Ulama, Tokoh Pemuda dan Tokoh wanita, Ormas dan Mahasiswa.

Ketua Panwaslu Kota Bogor mengatakan inisiatif Panwaslu membuka kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi relawan pengawas pemilu pada dasarnya merupakan sebuah proses pendidikan politik bagi masyarakat, agar masyarakat  mau aktif pada penyelengaraan Pemilu.

Rudy mengatakan, masyarakat harus diberikan pemahaman sehingga bisa lebih cerdas dalam mengkritisi tokoh – tokoh atau caleg yang akan menjadi wakilnya di DPR, maupun DPRD nanti. Peran serta masyarakat pada penyelengaraan Pemilu tidak terbatas hanya dengan memberikan suaranya saja, melainkan ikut mengawasi supaya tidak ada tindakan dari pihak manapun yang didapat merugikan.

Sementara, Walikota Bogor dalam sambutannya disampaikan Kepala Kantor Kesbangpol Aep Saepudin mengatakan, ada dua agenda besar yang akan diselenggarakan di tahun 2014  yakni Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil presiden.

Oleh karena itu, Walikota menyambut postif terbentuknya para relawan pemilu. “Sejuta Relawan sebuah gerakan untuk mengajak masyarakat ikut berperan di dalam proses mengawasi jalannya pemilu legislatif tahun 2014," kata Walikota.


Menurutnya, sukses penyelenggarakan pemilu memang diukur dari dua hal.pertama bisa dilihat dari aspek persiapan penyenggaraan pemilu yang diharapkan seluruhnya dapat berjalan lancar aman, dan semua pihak yang akan bertarung pada arena pemilu bisa menerima persiapan persiapan yang sudah ditentukan dan diperlukan, antara lain seperti Pemilih Calon tetap yang disepakati oleh seluruh konstestan Pemilu.

Walikota menyebutkan, untuk bisa menjamin bahwa Pemilu berjalan aman,tertib, bersih serta jujur maka diperlukan pengawasan efektif,yang ecara kelembagaan menjadi kewenangan Panwaslu   untuk  melakukannya. "Pada dasarnya Pemilu adalah pesta milik rakyat yang diselenggarakan untuk mewujudkan hak rakyat di dalam menentukan masa depan perjalanan Bangsa dan Negara ini," kata Walikota. (chris)



Editor: MICHELLE
Diberdayakan oleh Blogger.