RY Rombak Kabinet
Mutasi dan Rotasi Pejabat Eselon II dan III akhirnya dilakukan oleh Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) mengawali masa kepemimpinannya periode 2013-2018. Langkah ini perlu dia lakukan guna mendukung program kerjanya menuju percepatan Kabupaten Bogor Termaju.
Melalui Keputusan Bupati Nomor 821.2/002/Kpts-BUP/2014 tanggal 8 Januari 2014 sebanyak 53 Pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dari eselon II dan III dilantik dan diambil sumpahnya di Ruang Serbaguna I Setda, Kecamatan Cibinong, Kamis (9/1/2014).
"Penyegaran organisasi disemua lini diperlukan untuk membawa spirit baru pemerintah Kabupaten Bogor. Ini untuk merealisasikan janji kampanye saya di Kabupaten Bogor, saya perlu mengangkat orang yang kredibel dan yang berkomitmen kepada kepala daerahnya untuk memajukan Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor.
Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tegasnya, harus memiliki komitmen dan berkontribusi dalam meningkatkan performa pemerintah Kabupaten Bogor sebagai pelayan publik terbaik di Indonesia. Tak hanya itu, Bupati secara khusus berpesan kepada Tb. Lutfie Syam sebagai Kasat Pol PP agar melanjutkan program penertiban secara tegas. “Jangan dianggap penertiban gertak sambal, tunjukan bahwa Kabupaten Bogor mendambakan wilayahnya tertib,” pintanya.
Sebelumnya, Ketua Lembaga Pengkajian Pembangunan Daerah (LPPD) Bogor Raya, Coky Pasaribu mendesak Bupati Bogor terpilih untuk segera melakukan mutasi kepada sejumlah Kepala Dinas yang dinilai belum optimal mengawal program kerja pada periode sebelumnya demi kepentingan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor.
Dirinya juga mendesak agar setelah melakukan perombakan kabinet harus tegas melakukan evaluasi kepada semua kinerja bawahannya agar kinerja setiap OPD lebih baik. “Seorang Kepala Dinas harus memahami secara detail apa yang dilakukan lembaganya, sebab keberhasilan pelaksanaan tugas OPD ditentukan oleh kepemimpinan, keahlian manajerial dan komitmen pejabat eselon II dan III terhadap pelaksanaan program kerja," desak Coky Pasaribu. (ice)
Editor: Alsabili
