Bambang W.Tawekal: Proses E-KTP Terkesan Lamban
Pembuatan E-KTP yang terkesan lamban dikeluhkan masyarakat, pasalnya identitas tersebut sangat dibutuhkan segera untuk mengurus keperluan mendesak. Keluhan juga datang dari aparat Kecamatan yang kerap dilema menghadapi protes warganya.
Salah satunya Camat Cibinong Kabupaten Bogor, Bambang W Tawekal yang mengaku kerap kali menghadapi keluhan dari warga mengenai proses pembuatan E-KTP yang tidak sesuai jadwal yang telah ditetapkan. "Harus bagaimana lagi saya menjawabnya, kecuali kita akan upayakan berkordinasi dengan Dukcapil agar proses dipercepat," kata dia di ruang kerjanya, Selasa (4/2/2014).
Menurutnya, program kepemilikan E-KTP itu belum dapat dilayani secara cepat dan praktis mengingat dalam prosesnya banyak melalui tahapan proses yang tidak mudah. "Makanya sering warga yang segera sangat membutuhkan KTP karena ada urusan yang harus memerlukan KTP, tidak bisa cepat kita buatkan KTP-nya, karena jika harus melayaninya dengan sistim program E-KTP tidak bisa harus langsung jadi, harus menunggu dari pusat," paparnya.
Bambang juga mengatakan di wilayahnya masih banyak yang belum terlayani dengan pembuatan KTP dengan sistim program E-KTP. Disamping itu, persoalan KTP manual juga masih berlaku bagi warga yang belum memilik atau mengganti KTP-nya dengan program E-KTP. (zack)
Salah satunya Camat Cibinong Kabupaten Bogor, Bambang W Tawekal yang mengaku kerap kali menghadapi keluhan dari warga mengenai proses pembuatan E-KTP yang tidak sesuai jadwal yang telah ditetapkan. "Harus bagaimana lagi saya menjawabnya, kecuali kita akan upayakan berkordinasi dengan Dukcapil agar proses dipercepat," kata dia di ruang kerjanya, Selasa (4/2/2014).
Menurutnya, program kepemilikan E-KTP itu belum dapat dilayani secara cepat dan praktis mengingat dalam prosesnya banyak melalui tahapan proses yang tidak mudah. "Makanya sering warga yang segera sangat membutuhkan KTP karena ada urusan yang harus memerlukan KTP, tidak bisa cepat kita buatkan KTP-nya, karena jika harus melayaninya dengan sistim program E-KTP tidak bisa harus langsung jadi, harus menunggu dari pusat," paparnya.
Bambang juga mengatakan di wilayahnya masih banyak yang belum terlayani dengan pembuatan KTP dengan sistim program E-KTP. Disamping itu, persoalan KTP manual juga masih berlaku bagi warga yang belum memilik atau mengganti KTP-nya dengan program E-KTP. (zack)
Editor: Annisa
