Mekarsari Targetkan Satu Juta Pengunjung
Taman Mekar Sari Targetkan Satu Juta Pengunjung.
Menyusul telah dirampungkannya penambahan sejumlah wahana dalam taman buah yang berlokasi di Jalan Raya Cileungsi-Jonggol, Kabupaten Bogor, Manajemen Taman Buah Mekarsari Bogor menargetkan sejuta pengunjung di tahun 2014.
Penampilan terbaru taman buah koleksi ini membuat pengelola merasa yakin dapat menarik banyak pengunjung, yang semula hanya sekitar 350.000 orang menjadi Satu Juta pengunjung. Hal ini disampaikan General Manajer PT Mekar Unggul Sari, Retno Dwihastuti, Senin (17/2/2014).
Dalam rilis itu disebutkan, untuk tahun 2011, Mekarsari dikunjungi 1,1 juta orang. Kemudian naik menjadi 1,2 juta orang pada tahun 2012. “Kami pernah dikunjungi 1,3 juta orang pada tahun 2010. Kami berharap, pengelola yang prima dan prasarana yang bagus karena baru selesai direnovasi, dapat menambah minat wisatawan kesini,” paparnya.
Mengenai Jalan Raya Cileungsi-Jonggol yang rusak dan tidak lebar, hingga berdampak pada kemacetan jelang akhir pekan, merupakan satu faktor penunjang dari menurunnya wisatawan. Perubahan yang menonjol dari renovasi ini yakni, gerbang masuk memakai sistem elektronik RFID. Pengunjung akan dikenai Rp25.000 sebagai biaya tiket dan Rp10.000 untuk gelang.
Gelang berisi saldo Rp25.000 yang bisa ditambah untuk pembayaran masuk wahana dan berbelanja. “Gelang bisa dibawa pulang untuk dipakai kembali saat kedatangan selanjutnya. Jika tidak ingin membawa pulang gelang, pengunjung bisa memberikannya kepada pengelola sekaligus mengambil uang senilai saldo tersisa,” ungkap Sari.
Data yang ada luas Taman buah Mekarsari mencapai 264 Ha, dimana 27 Ha adalah telaga. Dalam Mekarsari, terdapat 1.470 varietas tanaman buah iklim tropis dengan koleksi 100.000 pohon. “Sekarang lagi panen durian, nangka, salak, melon, belimbing, dan rambutan. Ada beberapa tanaman yang tidak berbuah karena cuaca ekstrem,” kata Sari. (red)
Dalam rilis itu disebutkan, untuk tahun 2011, Mekarsari dikunjungi 1,1 juta orang. Kemudian naik menjadi 1,2 juta orang pada tahun 2012. “Kami pernah dikunjungi 1,3 juta orang pada tahun 2010. Kami berharap, pengelola yang prima dan prasarana yang bagus karena baru selesai direnovasi, dapat menambah minat wisatawan kesini,” paparnya.
Mengenai Jalan Raya Cileungsi-Jonggol yang rusak dan tidak lebar, hingga berdampak pada kemacetan jelang akhir pekan, merupakan satu faktor penunjang dari menurunnya wisatawan. Perubahan yang menonjol dari renovasi ini yakni, gerbang masuk memakai sistem elektronik RFID. Pengunjung akan dikenai Rp25.000 sebagai biaya tiket dan Rp10.000 untuk gelang.
Gelang berisi saldo Rp25.000 yang bisa ditambah untuk pembayaran masuk wahana dan berbelanja. “Gelang bisa dibawa pulang untuk dipakai kembali saat kedatangan selanjutnya. Jika tidak ingin membawa pulang gelang, pengunjung bisa memberikannya kepada pengelola sekaligus mengambil uang senilai saldo tersisa,” ungkap Sari.
Data yang ada luas Taman buah Mekarsari mencapai 264 Ha, dimana 27 Ha adalah telaga. Dalam Mekarsari, terdapat 1.470 varietas tanaman buah iklim tropis dengan koleksi 100.000 pohon. “Sekarang lagi panen durian, nangka, salak, melon, belimbing, dan rambutan. Ada beberapa tanaman yang tidak berbuah karena cuaca ekstrem,” kata Sari. (red)
17/2/2014
