header_ads

Himbauan Tidak Memberi Maupun Membeli Di Jalan

Memberi dan membeli di jalan bukanlah solusi permasalahan sosial. 
 . 
Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor merencanakan akan menggandeng seluruh pengusaha obyek wisata untuk turut serta melakukan sosialisasi kampanye Tidak Memberi Apapun Di Jalan. 

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial dari Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor, Lenny Rachmawati menjelaskan pihaknya akan terus berupaya melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas. "Baik warga Kabupaten Bogor maupun para wisatawan untuk tidak memberikan apapun dan dalam bentuk apapun kepada penyandang masalah sosial, seperti pengamen, pengemis maupun anak jalanan," katanya, Senin (17/2/2014)

Dirinya mengajak para pengusaha obyek wisata untuk turut peduli terhadap permasalahan sosial ini, salah satunya memberikan himbauan kepada pengunjung melalui spanduk atau himbauan yang tertera dibelakang tiket yang dijual pada loket. "Persoalan anak jalanan dari tahun ke tahun menjadi masalah sosial yang tidak dapat dipecahkan sendiri oleh pemerintah Kabupaten Bogor, sebab tanpa adanya kesadaran masyarakat maka permasalahannya akan terus bergulir," jelasnya. 


Dinsosnakertrans Kabubaten Bogor juga terus melakukan bagi pembinaan anak jalanan. Meningkatnya angka pertumbuhan populasi anak jalanan dapat memicu berbagai masalah social yang antara lain dieksploitasi oleh orang dewasa yang tidak bertanggung jawab baik secara fisik maupun ekonomi, hilangnya hak pendidikan  dan perlindungan, serta mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Sasaran kegiatan ini adalah anak jalanan yang sering melakukan aktivitas di jalanan, pasar atau tempat keramaian lainnya yang berusia diantara 5 sampai dengan 18 tahun yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mencari nafkah atau berkeliaran di jalan atau tempat – tempat umum. (ice)
Kabid Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans Kab.Bogor, Lenny Rachmawati




 


17/2/2014
Diberdayakan oleh Blogger.