header_ads

Persiapan RW Ramah Lingkungan Bojong Gede

BLH meninjau sejumlah lokasi untuk dijadikan RW percontohan. (6/2) 

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bogor segera merealisasikan pembentukan perkampungan atau Rukun Warga (RW) Ramah Lingkungan, Pengendalian Pencemaran dan Dampak Lingkungan, serta kampanye edukasi lingkungan kepada anak - anak oleh aktifis lingkungan.

Kepala BLH Kabupaten Bogor, Roni Sukmana saat dihubungi Berita Bogor, Kamis (6/2/2014) mengatakan untuk kegiatan RW Ramah Lingkungan akan dilaksanakan di 24 permukiman warga di kawasan Cibinong Raya melalui kelompok masyarakat berupa pemilihan sampah rumah tangga diolah menjadi kompos, membuat lubang biopori, memanfaatkan lahan pekarangan dengan teknik pertanian vertikultur, penghijauan sekaligus membentuk Bank Sampah. 

Menurutnya, pelaksanaan program ini diagendakan pada pertengahan Maret 2014, saat ini masih dalam tahap persiapan dan pembinaan melalui Bidang Pengembangan Lingkungan yang menggencarkan program Perkampungan Ramah Lingkungan tersebut.

Pantauan dilokasi, tim
BLH bersama Satgas Lingkungan secara marathon meninjau wilayah Kecamatan Bojong Gede yang meliputi lokasi perumahan vila mutiara dua Desa Waringin Jaya, waringin elok Desa Kedung Waringin, green erey Desa Bojong Gede, dan puri citayam indah Desa Rawa Panjang. Untuk kemudian kegiatan akan dilanjutkan merambah ke wilayah Kecamatan Cibinong, Sukaraja, Babakan Madang, Citeureup, Tajur Halang, dan Bojong Gede. 

Program percontohan ini bermaksud untuk membangun kesadaran masyarakat Kabupaten bogor untuk berinisiatif dalam melestarikan lingkungan, termasuk pemilahan sampah rumah tangga berupa sampah organik dan non organik. BLH akan memberikan pembinaan kepada setiap RW untuk mengolah sampah menjadi kompos dan pupuk cair, sekaligus pembuatan lubang biopori dan penanaman pohon di lingkungan warga. 

Saat dihubungi, Camat Bojong Gede Enday Zakarsyi mengaku pihaknya siap mendukung program yang digulirkan BLH Kabupaten Bogor di wilayah kerjanya. "Ini program yang kita tunggu - tunggu agar masyarakat memahami cara membuat lubang biopori, memilah sampah organik dan non organik hingga mengolah sampah menjadi pupuk dan kerajinan tangan," jelasnya. (ice)

Relawan Lingkungan RW 10 Rawa Panjang Olah Sampah Jadi Kompos Dan Kerajinan Tangan.


Editor: Annisa

Diberdayakan oleh Blogger.