Gelar Pelatihan Satgana PMI
Pelatihan Satuan Penanggulangan Bencana (Satgana) guna mempersiapkan tenaga relawan yang terampil dan terlatih dalam penanggulangan bencana, pengurangan resiko bencana maupun respon bencana di wilayah Kabupaten Bogor.
Dalam acara pembukaan pelatihan yang berlangsung di ruang serba guna Markas PMI Cabang Kabupaten Bogor, Jalan KSR Kusmayadi, Sabtu (1/2/2014) pagi, Sekretaris PMI Cabang Kabupaten Bogor Makmur Rozak menyampaikan kepada peserta untuk tekun mengikuti setiap materi dan praktek Satgana selama pelatihan berlangsung. Pelatihan Satgana ini berlangsung hingga tanggal 7 Januari 2014.
Dalam acara pembukaan pelatihan yang berlangsung di ruang serba guna Markas PMI Cabang Kabupaten Bogor, Jalan KSR Kusmayadi, Sabtu (1/2/2014) pagi, Sekretaris PMI Cabang Kabupaten Bogor Makmur Rozak menyampaikan kepada peserta untuk tekun mengikuti setiap materi dan praktek Satgana selama pelatihan berlangsung. Pelatihan Satgana ini berlangsung hingga tanggal 7 Januari 2014.
"Dalam pelatihan selama seminggu di Markas PMI Kabupaten Bogor ini, peserta dapat membekali diri menjadi relawan yang terampil dan dapat diandalkan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan yang suka menolong dan rela berkorban," pintanya dihadapan puluhan peserta pelatihan.
Menurutnya, peserta juga dibekali pengenalan hukum perikemanusiaan, sejarah gerakan palang merah dan bulan sabit merah internasional, keterampilan perngurangan resiko
bencana, respon bencana dan penanggulangan secara teknis, kedaruratan serta penanganan medis "Hal ini sebagai langkah pelatihan lanjutan
kepada anggota Korp Suka Relawan (KSR) dan Siaga Bencana Berbasis
Masyarakat (SIBAT) yang ada di wilayah Kabupaten Bogor dengan mendatangkan narasumber dan pelatih dari PMI
Pusat, PMI Jawa Barat dan PMI Kabupaten Bogor," tambahnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Yous Sudrajat yang turut hadir menyampaikan apresiasi kepada peserta pelatihan yang bersedia menjadi kelompok relawan bencana yang memiliki kemauan keras menolong sesama.
"Wilayah Kabupaten Bogor termasuk sebagai daerah rawan bencana,
terutama di musim penghujan potensi bencana selalu terjadi. Selama Januari 2014, BPBD mencatat telah terjadi
bencana longsor di 102 titik di 29 kecamatan dan 102 desa di wilayah
Kabupaten Bogor telah merusak 87 rumah
dengan kondisi berat, 111 rumah dengan kondisi sedang dan 651 rumah
dengan kondisi ringan," tuturnya.
Terpisah, Anggota SIBAT Bojong Baru, Natalia mengaku terpanggil untuk membekali diri dengan keterampilan penanggulangan bencana mengingat terlalu banyak warga Kabupaten Bogor yang tinggal di daerah rawan bencana yang memerlukan bantuan. "Disaat kapan pun bencana itu datang, Insya Allah kita siap menolong dan rela berkorban," katanya. (ice)
Terpisah, Anggota SIBAT Bojong Baru, Natalia mengaku terpanggil untuk membekali diri dengan keterampilan penanggulangan bencana mengingat terlalu banyak warga Kabupaten Bogor yang tinggal di daerah rawan bencana yang memerlukan bantuan. "Disaat kapan pun bencana itu datang, Insya Allah kita siap menolong dan rela berkorban," katanya. (ice)
Sejumlah 30 KSR Dan SIBAT PMI Dilatih Satgana Selama Tujuh Hari.
Editor: Annisa