Tak Perlu Panik Debu Vulkanik Meluas Ke Jabar
Warga Dihimbau Waspada Dampak Debu Bagi Kesehatan.
Pusat Vuklanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) kebanjiran laporan dari masyarakat terkait keberadaan debu vulkanik yang diduga berasal dari Kediri, Jawa Timur.
Plt Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Gede Suantika. membenarkan mengalirnya laporan masyarakat Jawa Barat yang berkaitan dengan keberadaan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud, Kediri Jawa Tengah. "Kita sudah terima laporan - laporan yang datang dari masyarakat, dan petugas kami juga turun ke lapangan untuk memastikan laporan yang ternyata benar adanya. Hal ini menunjukkan bahwa erupsi Gunung Kelud cukup dahsyat," ungkapnya.
Berdasarkan data yang diperoleh PVMBG, debu vulkanik Gunung Kelud yang mencapai wilayah Jawa Barat akibat potensi hembusan angin yang cukup kuat menuju kearah barat daya, sementara ketinggian muntahan debu vulkanik dari kawah Gunung Kelud mencapai 20 kilometer keatas langit.
Plt Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api PVMBG Gede Suantika. membenarkan mengalirnya laporan masyarakat Jawa Barat yang berkaitan dengan keberadaan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Kelud, Kediri Jawa Tengah. "Kita sudah terima laporan - laporan yang datang dari masyarakat, dan petugas kami juga turun ke lapangan untuk memastikan laporan yang ternyata benar adanya. Hal ini menunjukkan bahwa erupsi Gunung Kelud cukup dahsyat," ungkapnya.
Berdasarkan data yang diperoleh PVMBG, debu vulkanik Gunung Kelud yang mencapai wilayah Jawa Barat akibat potensi hembusan angin yang cukup kuat menuju kearah barat daya, sementara ketinggian muntahan debu vulkanik dari kawah Gunung Kelud mencapai 20 kilometer keatas langit.
"Bahkan, di daerah sekitar letusan ketebalan debu bervariasi hingga mencapai 10 meter, seperti di Batu, Malang, Jawa Timur. Saya menghimbau kepada masyarakat luas yang wilayahnya terkena imbas debu vulkanik agar tidak panik dan tetap waspada terhadap kesehatan pernapasan," himbaunya. (red)
BERITA TERKAIT
Rilis Humas Pemprov Jawa Barat
14/2/2014
