Ratusan Buruh Bogor Tuntut Hak Normatif
BOGOR - Nasib Buruh Bogor Tak Kunjung Diperhatikan, Kantor Bupati Dikepung.
BERITA
BOGOR - Kantor Bupati Bogor dikepung ratusan buruh yang tergabung dalam
sejumlah serikat pekerja wilayah Kabupaten Bogor. Aksi kali ini sempat
terjadi saling dorong antara pendemo dengan pihak keamanan yang menjaga
dengan ketat kantor orang nomor satu di Kabupaten Bogor, Jalan Tegar
Beriman, Cibinong Bogor, Senin (24/3/2014).
Koordinator aksi,
Sutriono dalam orasinya mengatakan buruh bersatu menolak pemutusan
hubungan kerja (PHK) secara pihak oleh perusahaan, menolak upah yang
tidak sesuai UMK Kabupaten Bogor, belum jelasnya upah lembur dan BPJS
Ketenagakerjaan yang belum menyentuh buruh PT. Banteng Pratama Ruber
Indonesia, Citeureup Kabupaten Bogor.
Buruh mendesak kepada Bupati
Bogor untuk langsung turun tangan dengan persoalan buruh yang ada di
Kabupaten Bogor, sebab selama ini Nota Dinas Sosial Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Kabupaten Bogor tak lagi digubris oleh pihak perusahaan.
"Sudah ada 4 nota dinas yang di terbitkan untuk di tindak lanjuti dan
satupun tidak di jalankan, justeru sebaliknya sebanyak 25 karyawan di
PHK," kata Soetrisno.
Tak hanya itu, buruh juga menuntut pemberlakuan
status karyawan tetap, pemberlakuan Upah sesuai UMSK 2014, dan
pelaksanaan hak normatif sesuai Undang Undang Ketenagakerjaan, serta
perusahaan wajib menyertakan seluruh karyawan untuk program BPJS dan
kebebasan berserikat.
Senada diungkapkan Koordinator Garmen tekstil
kerajinan dan sentra industri Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, Hendri
yang mendesak penyelesaian masalah PT. Leo Indokreasi di jalan Narogong
KM 15,5 Pangkalan 7 Cileungsi Kabupaten Bogor yang bergerak dibidang
Produksi Asesoris motor dan mobil dan lembaran plastik sejak tahun
1990-an. (ice) Editor: Annisa
