Waspadai DBD
BOGOR - Terapkan Pola hidup bersih dan sehat dan lakukan 3 M cegah DBD.
Dalam prakiraan cuaca menyebutkan meskipun memasuki musim kemarau, namun berdasarkan analisis Badan Metreologi Klimatologi dan Geofisika terhadap sebaran hujan di wilayah Jakartam Bogor, Tanggerang, Bekasi berpeluang terjadi hujan ringan pada umumnya. Fenomena ini masih terjadi di bulan Maret 2014 ini dengan konsentrasi hujan di bagian utara dan selatan rata - rata 19,3 mm per hari atau ,1 - 5 mm per jam.
Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pembangunan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Sri Basuki Dwi Lestari menghimbau kepada masyarakat Kabipaten Bogor untuk melakukan antisipasi terjangkitnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan cara melakukan pencegahan 3 M, yakni menutup, menguras dan mengubur.
Terkait hal itu, Kepala Bidang (Kabid) Promosi Kesehatan (Promkes) dan Pembangunan Sumber Daya Kesehatan (PSDK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Sri Basuki Dwi Lestari menghimbau kepada masyarakat Kabipaten Bogor untuk melakukan antisipasi terjangkitnya penyakit demam berdarah dengue (DBD) dengan cara melakukan pencegahan 3 M, yakni menutup, menguras dan mengubur.
"Masyarakat diminya untuk selalu menjaga kesehatan keluarga dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS sekaligus mencegah DBD dengan melakukan 3 M," himbaunya saat dihubungi Berita Bogor, Senin (24/3/2104) pagi.
Dirinya menguraikan, penyakit DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypty dapat dicegah dengan cara Menutup rapat-rapat bak mandi, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang di dalamnya, karna nyamuk senang menetas di air bersih yang menggenang, lalu menguras bak mandi, minimal 1 minggu sekali, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang didalamnya, dan lakukan pula menimbun kaleng atau wadah kosong yang berisi air ke dalam tanah, agar nyamuk tidak menemukan tempat untuk bertelur.
Ciri ciri nyamuk itu, lanjut Sri, adalah berwarna hitam dengan loreng putih (belang-belang berwarna putih) di sekujur tubuh nyamuk, senang hinggap di tempat gelap dan benda tergantung di dalam rumah, hidup dan berkembang biak ditempat penampungan air yang bersih, yang tidak berhubungan dengan tanah, nyamuk bisa hidup sampai 2-3 bulan dengan rata-rata 2 minggu, bisa terbang hingga radius 100 meter dari tempat menetas, dan menggigit di siang hari. (ice) Editor: Annisa.
Dirinya menguraikan, penyakit DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypty dapat dicegah dengan cara Menutup rapat-rapat bak mandi, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang di dalamnya, karna nyamuk senang menetas di air bersih yang menggenang, lalu menguras bak mandi, minimal 1 minggu sekali, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang didalamnya, dan lakukan pula menimbun kaleng atau wadah kosong yang berisi air ke dalam tanah, agar nyamuk tidak menemukan tempat untuk bertelur.
Ciri ciri nyamuk itu, lanjut Sri, adalah berwarna hitam dengan loreng putih (belang-belang berwarna putih) di sekujur tubuh nyamuk, senang hinggap di tempat gelap dan benda tergantung di dalam rumah, hidup dan berkembang biak ditempat penampungan air yang bersih, yang tidak berhubungan dengan tanah, nyamuk bisa hidup sampai 2-3 bulan dengan rata-rata 2 minggu, bisa terbang hingga radius 100 meter dari tempat menetas, dan menggigit di siang hari. (ice) Editor: Annisa.

