Kawasan Minapolitan Diresmikan
BERITA BOGOR - Bupati Bogor Rachmat Yasin meresmikan Kawasan Minapolitan di Desa Ciseeng, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, dihadiri Dirjen Perikanan Budi Daya Kemitraan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr.Slamet Subiarto, Kamis (20/3/2014) pagi.
Dalam sambutannya Bupati Bogor menyampaikan budi daya lele memiliki kemudahan diantaranya tidak memerlukan lahan yang luas, tidak membutuhkan debit air yang besar, bahan pakan yang murah dan mudah didapat serta memiliki pasar yang juga mudah, meskipun tak terlepas dari kendala perubahan suhu di wilayah Bogor dan adanya banjir
Sementara, Kepala Dinas Peternakan Dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bogor, Soetrisno mengatakan mulai tahun ini pihaknya akan fokus pada pengembangan budi daya lele di kawasan Minapolitan yang meliputi kawasan Gunung Sindur, Kemang, Ciseeng, dan Parung. "Kita menargetkan adanya kenaikan produksi untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar yang setiap tahunnya meningkat. Sebab, saat ini hanya mampu melayani 65 persen permintaan pasar," jelasnya.
Dengan pencanangan ini, lanjutnya, sebagai langkah awal meningkatkan budi daya dan hasil produksi lele, termasuk produksi benih ikan lele terbesar di Indonesia sebagai kompetitor kota Boyolali dan Tulung Agung. "Saat ini areal Minapolitan hanya 806,78 hektar dengan jumlah pembudidaya sebanyak 1.834 orang dengan total hasil produksi mencapai 55.818,71 ton per tahun," ungkap Soetrisno.
Menurutnya, secara makro kawasan minapolitan berkontribusi besar dan signifikan terhadap peningkatan PDRB Kabupaten Bogor yaitu dari 6,05 persen pada tahun 2009 menjadi 19,07 persen pada tahun 2013 atau mengalami kenaikan sebesar 315,2 persen untuk sektor perikanan. Pihaknya terus mengupayakan tercapainya peningkatan produksi, produktivitas dan kualitas produk perikanan, pengembangan kawasan pusat pertumbuhan ekonomi warga sekaligus meningkatkan penghasilan pembudidaya dan pengolah ikan. (legos) Editor: Annisa

