header_ads

Pelajar Cileungsi Dambakan SMAN

Lulusan SMP di Cileungsi tipis harapan masuk SMAN. 

Menjelang diselenggarakannya rapat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RJMD) Tingkat Kabupaten Bogor yang rencananya akan berlangsung di Gedung Tegar Beriman, Selasa (11/3) mendatang, membuat sejumlah pihak kecamatan berharap cemas.

Salahsatunya pihak Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang telah menyampaikan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bogor. Diantaranya program prioritas pembangunan gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Cileungsi dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Cileungsi.

Hal ini dibenarkan Sekretaris Camat Cileungsi, Hadi Henryana, Jum'at (7/3/2014) pagi. "Di wilayah kami hanya ada satu SMA Negeri, bahkan SMK Negeri yang baru beroperasi p[ertengahan tahun 2013 masih meminjam ruang kelas milik SMPN 1 Cileungsi," ungkapnya.

Senada diungkapkan Ketua Rayon 03 Pendidikan Dasar, Drs.Budi Wahyu,MM  Menurutnya setiap tahun terdapat lebih dari 4000 pelajar lulusan SMP, namun SMAN dan SMKN masing - masing hanya ada satu saja, sehingga tidak mampu menampung ribuan pelajar yang hendak melanjutkan kejenjang berikutnya. "Tentu saja banyak pelajar yang masuk SMA atau SMK di wilayah Bekasi, Depok, Cibubur Jakarta Timur yang jarak tempuhnya sangat jauh dari rumah mereka," ungkapnya.

Kondisi ini, lanjut dia, sungguh memprihatinkan lantaran kesempatan pelajar lulusan dari 34 SMP di Cileungsi untuk melanjutkan ke sekolah negeri sangat tipis dapat terwujud. Sedangkan SMAN 1 Cileungsi hanya mampu menampung sekitar 400 siswa, dan SMKN Cileungsi hanya menampung 170 siswa. "Kita pernah bahas ini bersama Camat Cileungsi, saat itu sudah ditunjuk lokasi untuk pembangunan gedung sekolah di kawasan Limus Nunggal. Kita berharap Pemkab Bogor membangun gedung SMA tahun ini," pungkasnya. (ajat)



Editor: Annisa


Diberdayakan oleh Blogger.