Premi BPJS Kes Bebankan Warga
Masyarakat Klapanunggal Butuh Kartu Miskin.
Masyarakat Klapanunggal lebih memilih untuk membuat Kartu Miskin, terlebih perekonomian mereka rata - rata masih dibawah sejahtera. "Jangankan buat urus BPJS, buat makan sehari - hari saja semakin sulit, apalagi saya hanya petani kecil," kata Wira warga Cikahuripan.
Sementara Camat Klapanunggal, Asep Mulyana, membenarkan kebutuhan masyarakatnya akan Kartu miskin meningkat tahun ini. Pihaknya sudah mengusulkan melalui hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) ke Pemerintah Kabupaten Bogor. "Kita sudah menyampaikan hasil
Musrenbang ke Pemkab Bogor," kata Jum'at (7/3/2014).
Usulan penambahan kuota Kartu Miskin di wilayah Klapanunggal ini mengingat jumlah pemohon Surat Keterangan
Tidak Mampu (SKTM) jumlahnya kian bertambah. "Banyak masyarakat kita
yang tak mampu membayar premi BPJS Kesehatan, itulah sebabnya mereka tak
mengurusnya," kata Asep Mulyana.
Asep Mulyana berharap program prioritas yang diusulkan pihaknya dapat dikabulkan oleh Pemkab Bogor. Diantaranya usulan sarana ibadah, pendidikan, kesehatan, pertanian, perekonomian, dan infrastruktur. "Untuk sarana ibadah kita dorong pembangunan Masjid Raya, sebab selama ini Klapanunggal belum memilikinya," ungkapnya.
Untuk sarana pendidikan, lanjut Asep, juga mengusulkan pembangunan pagar sekolah dan ruang kelas baru SMPN 1 Klapanunggal dan SMAN 1 Klapanunggal. Pihaknya juga mendorong terwujudnya kegiatan pelatihan kelompok petani padi dan palawija maupun peternak sapi dan kambing. "Para petani juga menginginkan bantuan bibit padi, palawija, termasuk pengembangan budi daya manggis yang selama ini menjadi produk unggulan di wilayah Klapanunggal," tambahnya. (ajat)
Editor: Annisa
