Konsolidasi Nasional Dicemari Timses Capres
BOGOR - Konsolidasi Nasional Disisipi Deklarasi Jokowi Menuai Protes.
BERITA BOGOR - Pertemuan bertajuk Jalan Perubahan Menuju Indonesia Raya yang diselenggarakan di
Istana Ballroom, Salak Hotel Heritage Kota Bogor, Sabtu (5/4/2014), sarat dengan muatan politis yang mengarah kepada gerakan pencalonan bakal calon presiden.
Dugaan ini mencuat kepermukaan saat berlangsungnya kegiatan konsolidasi nasional itu tiba - tiba disisipkan acara deklarasi Jokowi dan pasangannya Gita Wirjawan menuju pemilihan Presiden mendatang. Tentu saja hal menuai protes dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa kristen Indonesia GMKI. Pasalnya, didalam kegiatan tersebut tidak sesuai dengan tema yang dipajang didekat tempat duduk pembicara.
Menurut perwakilan HMI, Sekar Hapsari yang hadir dalam acxara itu menuturkan diduga ada keterlibatan Komite Nasional Pemuda Indonesi (KNPI) didalam acara tadi, kenapa harus ada deklarasi yang terkesan kampanye terselubung. "Seharusnya diskusi yang dilakukan bersama mahasiswa lainnya yang diharuskan tidak mendeklarasikan caleg, ini termasuk kecurangan didalam pemilu nanti," pungkas Sekar Hapsari.
Sebelumnya, Amin
Fajri perwakilan dari IPNU menjelaskan untuk menuju Perubahan Indonesia
diperlukan kepribadian yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi,
integritas baik, figurnya terpandang, serta mampu memimpin negeri yang saat
ini masih carut marut agar Indonesia dapat mewujudkan perubahan dan bangkit dari keterpurukan.
Acara konsolidasi nasional bertajuk Jalan Perubahan Menuju Indonesia Raya itu diselenggarakan oleh IPNU (Ikatan Pemuda
Nahdhatul Ulama), IPPNU (Ikatan Pemuda dan Pelajar Nahdhatul Ulama), IPM
(Ikatan Pemuda Muhamadiyah), ProJokowi, dan BARA JP (Barisan Relawan
Jokowi Presiden). (eric) Editor: MICHELLE
