Lubang Di Kolom 3 Caleg Sebelum Pencoblosan
BERITA BOGOR - Keberadaan
ratusan surat suara yang sudah dilubangi oknum sebelum pemilihan suara
dilakukan beserta peralatan dari 14 TPS di Desa Benteng sudah
diamankan pihak Polsek Ciampea Kabupaten Bogor. Sementara diketahui
lubang pada surat suara itu terletak di kolom sejumlah calon DPR dari
dua partai politik besar.
Ketua Panitia Pengawas Kecamatan
(Panwascam) Ciampea Ncep Hendrik mengungkapkan kronologis kejadian
bermula ada pemilih di TPS 18 Desa Benteng yang hendak mencoblos
menemukan ada lubang di blanko DPR, hal itu dilaporkan kepada KPPS untuk
meminta surat suara pengganti. Namun, saat surat suara pengganti itu
akan di coblos ternyata ditemukan lagi sebuah lubang di kolom nama caleg
dan partai politik yang sama.
"Mengetahui itu, Ketua KPPS segera berkordinasi dengan PPS Cibenteng dan PPL, PPK dan Panwascam Ciampea untuk melaporkan hal ini kepada pihak KPU Kabupaten Bogor. Kejadian itu sekitar jam 9 pagi, dan jam 11 siang pihak KPU dan Panwaslu Kabupaten Bogor langsung kelokasi kejadian bersama aparat dari Polsek Ciampea," urai Ncep kepada Berita Bogor, Rabu (9/4/2014).
Menurutnya, setelah ditelusuri di TPS lainnya yang ada di Desa Banteng ternyata hal serupa juga ditemukan di 14 TPS dari 22 TPS yang ada. Itu sebabnya saat itu juga proses pemilihan umum DPR, DPD, DPRD dihentikan sambil menunggu keputusan dari KPU Kabupaten Bogor. "Disinyalir lebih dari 14 TPS yang terdapat surat suara berlubang sebelum pencoblosan maka PPK harus menghentikan jalannya pemilihan suara," jelasnya.
Saat disinggung terkait titik lubang yang ada diratusan surat suara, Ncep Hendrik mengungkap bahwa yang dia saksikan bersama anggota Panwascam Ciampea lainnya titik lubang tersebut ditemukan terpisah, yakni dua calon legislatif DPR Jawa Barat Dapil V nomor urut 4 dan nomor urut 7, dan seorang calon legislatif DPRD Kabupaten Bogor Dapil IV nomor urut 4. (ajie) Editor: Alsabili
"Mengetahui itu, Ketua KPPS segera berkordinasi dengan PPS Cibenteng dan PPL, PPK dan Panwascam Ciampea untuk melaporkan hal ini kepada pihak KPU Kabupaten Bogor. Kejadian itu sekitar jam 9 pagi, dan jam 11 siang pihak KPU dan Panwaslu Kabupaten Bogor langsung kelokasi kejadian bersama aparat dari Polsek Ciampea," urai Ncep kepada Berita Bogor, Rabu (9/4/2014).
Menurutnya, setelah ditelusuri di TPS lainnya yang ada di Desa Banteng ternyata hal serupa juga ditemukan di 14 TPS dari 22 TPS yang ada. Itu sebabnya saat itu juga proses pemilihan umum DPR, DPD, DPRD dihentikan sambil menunggu keputusan dari KPU Kabupaten Bogor. "Disinyalir lebih dari 14 TPS yang terdapat surat suara berlubang sebelum pencoblosan maka PPK harus menghentikan jalannya pemilihan suara," jelasnya.
Saat disinggung terkait titik lubang yang ada diratusan surat suara, Ncep Hendrik mengungkap bahwa yang dia saksikan bersama anggota Panwascam Ciampea lainnya titik lubang tersebut ditemukan terpisah, yakni dua calon legislatif DPR Jawa Barat Dapil V nomor urut 4 dan nomor urut 7, dan seorang calon legislatif DPRD Kabupaten Bogor Dapil IV nomor urut 4. (ajie) Editor: Alsabili
Gambar: Pelipatan surat suara oleh warga masyarakat yang dikerahkan. (ilustrasi)
