header_ads

Dinas ESDM Kabupaten Bogor Meminta Warga Turut Awasi PJU

BERITA BOGOR - Dinas ESDM Kabupaten Bogor berharap masyarakat turut aktif dalam mengawasi dan menjaga keberadaan PJU yang ada di lingkungannya.

Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Bogor menghadapi sejumlah kendala di lapangan, berupa teknis dan non teknis yang menghambat pemasangan jaringan penerangan jalan. Kepedulian masyarakat sangatlah penting dalam mengurangi beban petugas di UPT yang secara kuantitas masih minim. 

"Keberadaan kabel NFA2x, box panel, contractor dan time switch yang berada di sejumlah titik Penerangan Jalan Umum (PJU) rawan pencurian di berbagai wilayah," kata Kepala Seksi (Kasie) Distribusi Ketenagalistrikan pada ESDM Kabupaten Bogor, Habib diruang kerjanya, Sabtu (11/4/2014) sore.

Merunut sejumlah laporan kehilangan dari UPT yang diterima pada tahun sebelumnya, sepanjang 840 meter kabel jaringan PJU 70 watt di Desa Bojong, Kecamatan Tenjo. Jaringan tersebut pernah dibangun tahun 2010 dan pernah diperbaiki pada April 2012, namun hilang kembali. Tak hanya itu, di Desa Singaraja, masih di kecamatan yang sama, kabel jaringan PJU 250 watt sepanjang 1.800 meter lenyap, ditambah kabel jaringan PJU 70 watt sepanjang 1.800 meter yang dibangun 2011. Di Desa Tenjo, kabel jaringan PJU 70 watt sepanjang 1.800 meter juga dicuri. Selain kawasan Tenjo, di Kecamatan Jasinga terjadi hal yang sama.

Menurutnya, dimulai awal tahun 2014 ini pun ditemukan adanya kehilangan kabel jaringan PJU 250 watt yang membentang di empat tiang PJU di kawasan Desa Sirnasari Kecamatan Tanjungsari lenyap, ironisnya pemerintah desa dan kecamatan setempat maupaun masyarakatnya tidak ada yang berinisiatif melaporkan hal tersebut kepada pihak terkait.

Pihaknya berharap untuk turut aktif dalam mengawasi dan menjaga keberadaan PJU yang ada di lingkungannya agar dapat meminimalisir terjadinya aksi pencurian. Berdasarkan catatan Seksi PJU Dinas ESDM Kabupaten Bogor disebutkan kerugian atas aksi pencurian mencapai rata-rata Rp 482.060.400 per tahun. Angka ini didapat dengan asumsi,  jika setiap tahun kehilangan 19 komponen, berarti 2.114.300 dikalikan 19 dan dikalikan 12 bulan.  

Kendati demikian, menyadari betul manfaat yang diberikan untuk pengguna jalan, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas ESDM terus menerus memperbaiki dan menambah jumlah PJU untuk menerangi ruas-ruas jalan di Bumi Tegar Beriman, baik itu di jalan negara, provinsi maupun kabupaten dan jalan lingkungan.   (Adv)


11/4/2014
Diberdayakan oleh Blogger.