Dinas Bina Marga dan Pengairan Hapus KMP
BERITA BOGOR - Konsultan Manajement Proyek (KMP) bertujuan untuk verifikasi pemberkasan, namun tahun ini perlu dihapus.
Kepala Bidang pembangunan dan Rehabilitasi (Bangreh) Asep Ruhiyat yang menjelaskan untuk tahun ini jasa KMP tidak lagi diserap DBMP Kabupaten Bogor dan akan memaksimalkan personel yang ada pada Dinas Bina Marga dan teman-teman di Unit Pelayanan Teknis (UPT).
Menurutnya hal ini merupakan hasil evaluasi 2013 pada Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) di
Kabupaten Bogor. Setelah proyek-proyek yang dilakukan menggunakan jasa
Konsultan Manajement Proyek (KMP) ada sepertiga proyek diluncurkan.
"Untuk itu Dinas Bina Marga dan Pengairan tahun ini menghapus KMP. Mudah-mudahan dengan kerja kami tidak ada lagi proyek yang diluncurkan,” ucapnya.
Dengan adanya jasa Konsultan Manajemen Proyek (KMP) bisa ada 77 paket proyek yang diluncurkan yang biasanya hanya 2 sampai 3 paket saja yang diluncurkan. Sedangkan keberadaan KMP sendiri sebelumnya menuai pertanyaan besar dari sejumlah para pengusaha jasa kontruksi di Kabupaten Bogor. Pasalnya, KMP hanya berlaku bagi Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor.
"Sedangkan dinas yang lainnya yang juga sama-sama menggunakan dana APBD belum menerapkan KMP, yang mana diketahui keberadaan KMP bertujuan untuk verifikasi pemberkasan agar lebih baik lagi dari yang sebelumnya," urai dia. (red) Editor: Alsabili
Dengan adanya jasa Konsultan Manajemen Proyek (KMP) bisa ada 77 paket proyek yang diluncurkan yang biasanya hanya 2 sampai 3 paket saja yang diluncurkan. Sedangkan keberadaan KMP sendiri sebelumnya menuai pertanyaan besar dari sejumlah para pengusaha jasa kontruksi di Kabupaten Bogor. Pasalnya, KMP hanya berlaku bagi Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor.
"Sedangkan dinas yang lainnya yang juga sama-sama menggunakan dana APBD belum menerapkan KMP, yang mana diketahui keberadaan KMP bertujuan untuk verifikasi pemberkasan agar lebih baik lagi dari yang sebelumnya," urai dia. (red) Editor: Alsabili
