Kendalikan Roda Pemerintah Dari Balik Jeruji
BERITA BOGOR - Rachmat Yasin kini berstatus tersangka dan tahanan KPK, Diskominfo Kabupaten Bogor sebar rilis Rachmat Yasin Masih Bupati Bogor.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Informasi dan Komunikasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor Erwin Suryana melalui rilisnya memaparkan dalam Pasal 126 dan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan dalam negeri, status bupati dan wakil bupati yang ditahan pihak berwenang tidak berubah hingga ada keputusan pemberhentian sementara.
"Wakil Bupati Nurhayanti yang menjalankan roda pemerintahan. Adapun hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan strategis akan dikonsultasikan dengan pemerintah provinsi dan kementerian serta dikoordinasikan dengan bupati dan KPK. Kebijakan stategis seperti mutasi pegawai dan pembatalan perizinan masih harus ditandatangani oleh Bapak Rachmat Yasin sebagai Bupati Bogor," urainya dalam rilis tertanggal Jumat, 9 Mei 2014.
Wakil Bupati Bogor Hj. Nurhayanti sebelumnya juga menegaskan hal yang serupa, yakni pemerintahan Kabupaten Bogor tetap berjalan normal walau Bupati Bogor ditahan KPK. "Saya bersama Sekretaris Daerah dan seluruh urganisasi perangkat daerah terus memaksimalkan pelayanan," kata Nurhayanti, yang langsung mengumpulkan semua pejabat pemerintah setempat sehari setelah Rachmat Yasin ditangkap pada Rabu lalu.
Para Kades Gamang?
Ketua paguyuban Kepala Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor Gumilar
Suteja menyatakan sebagai perwakilan kepala desa se Kecamatan
Tamansari kami turut prihatin bahwa Bupati Bogor Racmat Yasin
tertangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan terkait alih fungsi
lahan dan berharap asas praduga tak bersalah terhadap Rachmat Yasin dapat dikedepankan.
"Sekalipun beliau diperiksa
tetap tidak pengaruh dalam pelayanan terhadap masyarakat yang memang
harus diselesaikan oleh ditingkat kabupaten. Saya berharap peristiwa ini cepat terselesaikan dengan adanya
hukum yang ingkra supaya ada kepastian untuk para Kepala Desa
dan memberikan kejelasan terhadap masyarakat luas bahwa bupati bogor
ini masih Rachmat Yasin atau sudah dijabat oleh Nurhayanti sebagai wakil
Bupati Bogor," harapnya kepada wartawan, Sabtu (10/5) sore.
Terpisah, Ketua Gerakan Persaudaraan Putra Pribumi (GPPP) Bogor Raya, Rahmat Gunawan mendesak kepada Rachmat Yasin selaku Bupati Bogor yang telah ditahan KPK untuk segera menyatakan secara resmi permohonan maaf kepada masyarakat luas, khususnya kepada warga Kabupaten Bogor.
"Menerapkan praduga tak bersalah itu perlu, tapi ada yang lebih penting dari itu yakni kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor, jadi Rachmat Yasin selaku Bupati yang masih mengendalikan roda pemerintah Kabupaten Bogor dari balik jeruji KPK juga harus berbesar hati meminta maaf kepada warganya secara resmi," tegas Rahmat Gunawan saat dihubungi Berita Bogor, Minggu (11/5/2014) sore. (red/sah) Editor: Alsabili
