PSB Bogor Menang Tipis 1-0 Lawan Perserang
BERITA BOGOR - Oknum panitia pelaksana (panpel) intimidasi, wartawan dilarang mengabadikan gambar dari tepi lapangan saat pertandingan berlangsung.
Insiden kecil yang memalukan itu dilakukan seorang oknum panpel pada kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia grup V, di Stadion Pajajaran Bogor. Kejadian itu juga membuat sejumlah wartawan merasa tidak nyaman dan tidak dapat berkonsentrasi dalam melakukan pemotretan momen terbaik selama pertandingan berlangsung.
Kekecewaan bukan hanya datang dari insan pers yang hadir meliput, sebab sejumlah penonton yang
melihat langsung insiden kecil itu pun tak luput berkomentar miring terhadap perlakuan intimidasi dari oknum tersebut. "Itu mah katro pakai larang orang motert, mungkin juga dia cari muka biar dibilang kerja all out biar dapat bonus panitia. Baru kali ini saya lihat wartawan diusir saat motret pertandingan bola," celetuk Agus (45), disambut gelak tawa penonton lain yang ada di dekatnya.
Dalam pantauan kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia grup V yang berlangsung di Stadion Pajajaran Bogor, Jum'at (2/5/2014), klub PSB Bogor mengawali laga perdana mereka dengan kemenangan 1-0. Gol tunggal Laskar Pakuan itu dicetak
oleh Ahmad Sopian melalui titik putih pada menit ke-50.
Setelah berhasil mengalahkan tamunya Perserang Serang. Perserang selaku tim tamu langsung diawal babak pertama langsung melakukan tekanan ke jantung pertahanan PSB, yang digalang oleh Ahmad Sopian cs. Namun, kekurangtenangan lini depan asuhan pelatih Yusak Sutanto, membuat peluang itu gagal menjadi gol, hingga jeda waktu tidak satupun gol tercipta.
Memasuki babak kedua, tuan rumah yang ditargetkan meraih kemenangan di pertandingan pertama mereka ganti melakukan serangan. Dan terbukti, sepuluh menit berselang salah satu pemain belakang Perserang melakukan pelanggaran keras terhadap Anwar Hidayat di kotak penalti. Anwar yang melakukan sendiri eksekusi, dengan tenang menceploskan bola ke sudut kiri gawang Cecep Hasanudin. Dan gol itupun menjadi satu-satunya hingga wasit Suyanto meniup peluit akhir pertandingan.
Usai pertandingan, Pelatih Perserang Yusak Sutanto menyatakan seharusnya timnya bisa meraih kemenangan karena tampil dominan, namun buruknya koordinasi dan penyelesaian akhir membuat mereka gagal meraih tiga poin. Sementara pelatih PSB Bogor Ateng Syaripudin mengaku bangga atas kemenangan yang diraih timnya. “Kami bersyukur bisa meraih kemenangan di laga pertama semoga ini bisa dipertahankan. Walaupun, harus saya akui bahwa anak-anak tidak bermain maksimal dan cenderung monoton. Dan ini akan segera saya perbaiki untuk laga selanjutnya,” kata Ateng. (red) Editor: Irvan
