header_ads

KIM Harus Melek Teknologi Informasi

BERITA BOGOR - Menghadapi perkembangan teknologi informasi, Kelompok Informasi Masyarakat harus melek teknologi informasi.  

Kelompok Informasi Masyarakat menggelar kegiatan Pengembangan dan Pemberdayaan lembaga Komunikasi Sosial dalam bentuk bimbingan teknis mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan penggunaan komunikasi secara efektif diikuti 140 anggota KIM dari kecamatan.  

Kegiatan ini untuk menunjang KIM dalam melakukan diseminasi informasi kepada masyarakat. Karenanya Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor lakukan pengembangan dan pemberdayaan lembga komunikasi sosial untuk anggota KIM di Aula Pendopo Matahari, Taman Wisata Matahari, Megamendung, Senin (23/6/2014).

Menurut Kepala Bidang Kominikasi dan Informasi Publik Diskominfo, Erwin Suriana, Pemerintah Kabupaten Bogor melalu KIM memiliki program untuk mensosialisasikan bagaimana cara memanfaatkan teknologi informasi khususnya internet. Bagaimana mengimplementasikan keamanan berinternet dan bagaimana membangun komunikasi yang efektif untuk mempengaruhi orang agar pesan dimaksud tersampaikan dengan baik.

"Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan menggunakan komunikasi yang efektif, diharapkan KIM akan menjadi sebuah Lembaga Komunikasi Sosial yang melek teknologi yang bisa dijadikan andalan masyarakat untuk memperoleh dan mengolah data dan informasi di berbagai aspek", ungkap Erwin.

Hari ini, lanjut Erwin, kita kumpulkan anggota KIM dalam kegiatan pengembangan dan pemberdayaan. diharapkan dari sini akan menghasilkan KIM yang melek teknologi serta inovatif dengan pemanfaatan teknologi informasi, dan terjalinnya hubungan yang harmonis antara Pemkab Bogor dengan KIM sehingga diseminasi informasi akat cepat terwujud.

Tenaga Ahli Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, David Rizar Nugroho, mengungkapkan, selai harus melek teknologi informasi, KIM juga harus mampu menggunakan komunikasi yang efektif. Karena bagaimanapun yang paling menentukan adalah komunikasi yang dilakukan sudah efektif atau belum.

"Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang pada prosesnya dapat menghasilkan persepsi, perilaku dan pemahaman yang berubah menjadi sama antara komunikator dan komunikan atau Mutual Understanding. Artinya KIM harus membangun persamaan persepsi, perilaku dan pemahaman antara anggota KIM itu sendiri sebagai komunikator dengan masyarakat sebagai komunikan dalam melaksanakan diseminasi informasi", terang David.

Mengenai teknologi informasi, Kepala Seksi Pengelolaan Situs Web Pemda, Marjati menjelaskan, teknologi komunikasi dan informasi adalah segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Contohnya telepon, televisi, komputer, telepon genggam, internet.

"Saat ini teknologi komunikasi dan informasi berkembang dengan pesat, terutama internet. Tahun 2013, jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 76,4 juta orang atau 30 persen dari penduduk Indonesia. Dari data tersebut, menggambarkan media internet adalah salah satu media yang efektif untuk menyampaikan pesan karena sifatnya masive", terangnya.

Olehkarenanya, dalam membantu Pemkab Bogor melakukan diseminasi informasi, KIM bisa menggunakan media internet selain media lainnya. Namun tetap, teknologi hanyalah suatu alat untuk mencapai tujuan, bukan tujuan itu sendiri. Teknologi informasi mentransformasi dunia nyata ke dunia virtual dan aturan yang ada di dunia nyata berlaku di dunia virtual.

Pengembangan dan Pemberdayaan lembaga Komunikasi Sosial dalam bentuk bimbingan teknis mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan penggunaan komunikasi secara efektif ini diikuti 140 anggota KIM dari kecamatan. Bintek tersebut diisi dengan dialog tanya jawab mengengai seputar teknologi informasi dan efektifitas komunikasi. (rido) Editor: Sunyoto
Diberdayakan oleh Blogger.