header_ads

PNPM Tenjolaya Bagikan Buku Nikah Gratis

BERITA BOGOR - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Pedesaan Tenjolaya membagikan Buku Nikah dan Akte Kelahiran. 
 
Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Pedesaan Kecamatan Tenjolaya, bagikan masyarakat buku nikah serta Akte kelahiran gratis dalam rangka penyaluran dana social untuk membantu pemerintah memenuhi hak dasar masyarakat yang diselenggarakan di kantor UPK PNPM Mandiri Pedesaan Tenjolaya, Desa Tapos II, Jum'at (20/6/2014). 
 
Kegiatan ini bekerjasama dengan Pemkab Bogor, Pengadilan Agama Cibinong dan Kementrian Agama Kabupaten Bogor. Kegiatan Penyaluran Dana Sosial ini dalam bentuk pemberian buku nikah dan pemberian akta kelahiran bagi masyarakat di Kecmatan Tenjolaya serta program isbat nikah. 
 
Dalam sambutannya, Camat Tenjolaya, Agus Lidwan mengatakan, kami berterima kasih kepada pelaku PNPM dan masyarakat karena bisa setiap tahun melaksanakan kegiatan serupa di Kecamatan Tenjolaya. Tanpa ada dukungan dari PNPM terutama dari kegiatan simpan pinjam perempuan, kegiatan sosial ini tidak akan bisa berjalan.
 
Ketua UPK Kecamatan Tenjolaya, Firmasnyah,  ini adalah wuujud dukungan terhadap pemerintah Kabupaten Bogor yang dilakukan unit pengelola kegiatan UPK kecamatan Tenjolaya dalam pemenuhan hak dasar masyarakat. "UPK Tenjolaya juga adalah UPK dengan rangking pertama diantara 24 UPK se-Kabupaten Bogor kategori pengembalian dana simpan pinjam perempuan. Sampai saat ini tingkat pengembalian dana simpan pinjam tersebut mencapai 99 persen," jelasnya. 
 
Menurutnya hal ini menunjukan keberhasilan dalam mengelola kegiatan simpan pinjam perempuan dan tingkat kesadaran tinggi masyarakat sebagai anggotanya, sehingga bisa menghasilkan surplus. Akhirnya, kita bisa melakukan sidang isbat nikah untuk 96 pasang warga, bagikan 132 buku nikah dan  637 akte kelahiran kepada masyarakat secara gratis. 
 
Sementara, Fasilitator Kabupaten PNPM Mandiri Pedesaan Kecamatan Tenjolaya, Ade Masrudi memaparkan kegiatan hari ini adalah langkah positif UPK dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Di 24 kecamatan se-Kabupaten Bogor yang ada PNPM Mandiri, tidak semuanya bisa memiliki surplus dari kegiatan simpan pinjam perempuan, hanya delapan saja yang sudah surplus. (Rido) Editor: Annisa
 

Diberdayakan oleh Blogger.