Menuju Desa Peradaban Kabupaten Bogor
BERITA BOGOR - Perkembangan Program Desa Peradaban di Desa Pasir Angin dan Desa Wanaherang Cukup Menggembirakan.
Pengelolaan program desa peradaban di Desa Pasir Angin Kecamatan Cileungsi dan Desa Wanaherang Kecamatan Citeureup patut mendapat apresiasi. Pasalnya, kendati Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana akan menghentikan
bantuan dana Desa Peradaban, namun tak membuat pengelolaan di dua desa ini mengalami penurunan.
“Kita memiliki kendala keterbatasan sumber daya manusia, tapi demi menuju desa peradaban maka kita harus memiliki motivasi, inovasi dan kemajuan diberbagai sektor. Diantara kegiatannya memperluas kesempatan warga di 79 Rt dan 12 RW untuk memperoleh pinjaman modal usaha secara bergulir serta menggiatkan workshop usaha percetakan bagi karang taruna desa. Sehingga, kedepannya percepatan pembangunan desa akan lebih maju berkembang dengan adanya program pemerataan bantuan,” ungkap Kepala Desa Pasir Angin Ismail HS, Kamis (3/7/2014).
Program Desa Peradaban, lanjut Ismail, cukup ampuh dalam upaya meningkatkan proses percepatan pembangunan di perdesaan, mewujudkan tatanan desa membangun yang secara fisik memiliki potensi SDA dan SDM, kelembagaan dan sarana maupun prasarana yang memadai menuju desa mandiri. Oleh karenanya, pihaknya juga menggandeng pihak swasta dalam mengoptimalkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) sejumlah perusahaan untuk kepentingan masyarakat desanya.
"Program ini juga meningkatkan prilaku masyarakat desa yang mendukung pola hidup bersih, sehat, tertib dan aman serta kecintaan terhadap lingkungan, meningkatkan kesempatan berusaha dan bekerja serta terbukanya lapangan kerja baru yang merupakan hasil kreativitas dan inovasi desa serta menjadikan desa sebagai pusat kegiatan bagi masyarakat Desa Pasir Angin yang jumlahnya mencapai 38.000 jiwa ini," urai Ismail.
Sementara, Kepala Desa Wanaherang H. AGus Suherman mengatakan untuk mewujudkan
kesejahteraan masyarakat perdesaan bukanlah tugas yang ringan, apalagi
bila terdapat kendala dan hambatan dalam teknis pelaksanaanya seperti
belum stabilnya faktor keamanan, kondisi perekonomian nasional yang
belum menunjukkan perkembangan menggembirakan.
"Dengan mencermati
hal-hal tersebut maka perlu dilakukan upaya terobosan yang tepat untuk
mempercepat pencapaian sasaran melalui aktivitas pembangunan yang
efektif, efisien dan ekonomis. Pembangunan harus terintegrasi dan
dikonsentrasikan di desa melalui pelibatan masyarakat secara swakelola,"
jelasnya.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bogor, Roy E. Khoeruddin mengungkapkan program desa peradaban masih berjalan di Desa Pasir Angin Kecamatan Cileungsi dan Desa Wanaherang Kecamatan Citeureup. “Kemajuannya memang belum pesat dan signifikan, namun Desa Pasir Angin mampu berinovasi mengangkat kemajuan potensi wilayahnya untuk kesejahteraan masyarakatnya,” tandasnya.
Untuk diketahui, Perwujudan Desa Peradaban adalah mendorong desa yang berpotensi untuk berkembang, maju
dan mandiri dalam rangka mempercepat pencapaian peningkatan
kesejahteraan masyarakat Desa dengan memberdayakan Pemerintah dan
Masyarakat Desa melalui pendayagunaan sumberdaya lokal secara mandiri
dan sumberdaya pembangunan secara optimal.
Program ini bertujuan untuk meningkatnya kuantitas dan kualitas infrastruktur pedesaan, meningkatnya perekonomian masyarakat pedesaan, meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan, meningkatnya lapangan pekerjaan di desa, meningkatnya kinerja aparatur pemerintahan desa, dan meningkatnya partisipasi masyarakat. (red)
3/7/2014
