Kabinet Jokowi Bebas Neoliberal?
BERITA BOGOR - Politikus desak Presiden Jokowi lebih selektif memastikan kabinet mendatang steril dari kelompok neoliberal.
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menepati janji mengumumkan anggota kabinet yang diberi nama Kabinet Kerja. "Anggota Kabinet Kerja ini saya umumkan di hari ke enam setelah saya dan Pak JK dilantik sebagai Presiden dan Wapres dan pengumuman ini lebih cepat 8 hari dari batas maksimal dari amanah UU tentang Kementerian Negara," kata Jokowi di halaman Istana Negara, Minggu (26/10/2014) pukul 16.30 WIB.
Sementara, pelantikan anggota kabinet rencananya akan dilaksanakan hari Senin (27/10) besok, pukul 11.00 WIB. Sedangkan hari ini, Jokowi akan menerima pimpinan DPR yang menyerahkan surat pertimbangan DPR terkait nomenklatur kementrian. "Pak Jokowi akan menerima pimpinan DPR untuk menyerahkan pertimbangan DPR atas perubahan kementerian," ujarnya.
Sebelumnya, Politikus Partai Golkar, M Misbakhun berharap Presiden Jokowi lebih selektif dan memastikan kabinet mendatang steril dari kelompok neoliberal. "Pak Jokowi supaya teguh dan tegar menyusun keinginannya membangun kabinet Trisakti, yang bebas kepentingan asing dan teguh menjalankan ekonomi Trisakti yang diperjuangkannya," desaknya saat diskusi bertema Menagih Janji Semangat Trisakti dalam Kabinet Jokowi-JK di Cikini Jakarta Pusat, siang ini. (red)
Relawan Trisakti Pro Jokowi dan Jusuf Kalla dukung pembentukan Kabinet Kerja di Jakarta, kemarin.

