Sarana Pengolahan Hasil Ikan Kota Bogor
BERITA BOGOR - Dinas Pertanian Kota Bogor menerima bantuan sarana pengolahan hasil ikan dari Menteri Kelautan Dan Perikanan.
Bantuan Program Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp.485.644.500,- berupa sarana pengolahan hasil perikanan, sarana sistem rantai dingin dan peralatan produk diberikan kepada Dinas Pertanian Kota Bogor melalui APBN-TP TA 2014.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C.Sutardjo menyerahkan langsung kepada Kepala Dinas Pertanian Kota Bogor Azrin Syamsudin dalam acara Final Lomba Inovator Pengembangan Produk Hasil Perikanan Tingkat Nasional 2014 yang diselenggarakan di Lapangan kampus pasca sarjana IPB Baranangsiang Bogor (19/10/2014).
Dalam sambutannya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif C.Sutardjo menjelaskan peta persaingan perdagangan global menjelang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA/AEC) tahun 2015 khususnya di sektor perikanan akan semakin ketat. Pemerintah dituntut terus berbenah melakukan berbagai strategi dalam menyelamatkan produk perikanan di pasar dalam negeri dari ancaman masuknya produk-produk perikanan dari luar.
“Peningkatan daya saing dan peningkatan nilai tambah menjadi kunci keberhasilan memenangkan persaingan dan kebijakan percepatan industrialisasi perikanan yang telah dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak tahun 2012 telah berhasil menjawab tantangan tersebut. Kebijakan percepatan industrialisasi kelautan dan perikanan telah berhasil meningkatkan nilai tambah produk perikanan melalui diversifikasi produk yang memicu percepatan produksi perikanan nasional, jelasnya.
Sementara, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman dalam sambutannya menjelaskan saat ini di Kota Bogor terdapat 74 Unit Pengolahan Ikan. Dan sepanjang tahun 2013 sebesar 13.342 ton produk perikanan masuk ke Kota Bogor. Produk olahan mencapai 12.404,6 ton pertahun. Untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) Pemerintah Kota Bogor secara terus menerus melakukan pembinaan dan penyediaan fasilitas agar para UKM memperoleh sertifikat kelayakan pengolahan jelas Usmar. (eka)
