Dalih Harga BBM Naik
BERITA BOGOR - Pemprov. Jabar telah menyiapkan beberapa program yang ditargetkan dapat mengurangi dampak negatif dari kenaikan BBM.
Sehubungan dengan penetapan kenaikan harga BBM, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan sejumlah program untuk mengurangi dampak kenaikan BBM, hal ini diungkapkan Asisten Kesra Setda Pemprov. Jabar, Ahmad Hadadi kepada pers, Selasa (18/11/2014).
Ahmad Hadadi menjelaskan berbagai program yang disiapkan untuk mengatasi dampak kenaikan BBM. "Program Pertama, operasi pasar untuk komoditi beras. Langkah ini, dimaksudkan untuk mencegah kelangkaan beras di masyarakat. Operasi pasar teknisnya dilaksanakan oleh Badan Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Bulog.
Untuk menyukseskan program ini, ribuan ton beras sudah disiapkan. Operasi pasar digelar di daerah-daerah yang mengalami kelangkaan beras. Program kedua, antisipasi pengendalian kenaikan transportasi, melalui langkah ini pihak kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Organda.
Dengan koordinasi ini diharapkan kenaikan harga transportasi tidak membebani masyarakat. Program ketiga, di sektor ketenagakerjaan, dengan dampak BBM menimbulkan lonjakan harga sehingga harga Kebutuhan Hidup Layak (KHL) juga mengalami kenaikan, perlu didorong agar besaran upah buruh disesuaikan dengan KHL serta tidak dipungkiri dampak tersebut ada yang berpotensi bertambahnya pengangguran akibat ada industri yang mengurangi jumlah karyawan.
Sejumlah program ini diharapkan dapat tepat sasaran serta menanggulangi dampak negatif dari kenaikan harga BBM yakni melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok yang dapat menderitakan rakyat. (ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama
Untuk menyukseskan program ini, ribuan ton beras sudah disiapkan. Operasi pasar digelar di daerah-daerah yang mengalami kelangkaan beras. Program kedua, antisipasi pengendalian kenaikan transportasi, melalui langkah ini pihak kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Organda.
Dengan koordinasi ini diharapkan kenaikan harga transportasi tidak membebani masyarakat. Program ketiga, di sektor ketenagakerjaan, dengan dampak BBM menimbulkan lonjakan harga sehingga harga Kebutuhan Hidup Layak (KHL) juga mengalami kenaikan, perlu didorong agar besaran upah buruh disesuaikan dengan KHL serta tidak dipungkiri dampak tersebut ada yang berpotensi bertambahnya pengangguran akibat ada industri yang mengurangi jumlah karyawan.
Sejumlah program ini diharapkan dapat tepat sasaran serta menanggulangi dampak negatif dari kenaikan harga BBM yakni melonjaknya harga sejumlah kebutuhan pokok yang dapat menderitakan rakyat. (ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama
