PSK Ciawi Kecam Jokowi Naikkan Harga BBM
BERITA BOGOR - Detik - detik kenaikan harga BBM masalah sosial marak, sejumlah PSK Ciawi memilih mangkal di depan penginapan.
Disaat pengendara kendaraaan bermotor tengah antri panjang di SPBU menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), ternyata juga mempengaruhi sejumlah pekerja seks komersial di kawasan Ciawi yang memilih tetap mangkal, meski personil kepolisian tengah gencar menjaga ketat SPBU, Senin (17/11/2014) malam.
Saat ditemui di sebuah warung nasi goreng yang terletak didepan hotel Sigaluh, sejumlah PSK mengaku belum tahu mengenai adanya pengumuman kenaikan harga BBM malam ini. Setelah mengetahui informasi adanya kenaikan harga BBM, mereka juga menyatakan kekecewaannya kepada Jokowi. "Saya ga tau kalau malam ini ada pengumuman kenaikan BBM. Makanya kita ngamar yuk bang biar saya punya duit buat beli BBM. Short time empat ratus ribu rupiah aja saya temani berdua sama teman saya, mau ya?," rayu PSK Ciawi yang mengaku bernama Gina dan Ica, dua janda muda cantik ini.
PSK lainnya, Sumiati yang mengaku kordinator PSK Ciawi merasa kecewa dengan Jokowi yang baru seumur jagung menjabat Presiden. "Kok Jokowi baru dilantik udah naikin BBM itu sama saja mengkhianati rakyat. Nah, jangan salahin kita kalo mangkal begini, kalau kita ga mangkal nanti anak anak makan apa. Soalnya, pasti harga sembako ikut naik deh kalo BBM sudah naik," katanya didampingi Ika, yang juga PSK, dengan nada kesal.
Pantauan Berita Bogor, tak satu pun personil Tramtib Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor yang berpatroli, namun Kepala Seksi Tramtib Kecamatan Ciawi, Masykur S.Ip, saat dihubungi mengaku pihaknya telah melakukan razia terhadap keberadaan PSK Ciawi yang kerap mangkal di sekitar depan Lembaga Percetakan Al Qur'an Ciawi hingga depan hotel Parahyangan Ciawi. "Kita sudah sering razia PSK tapi muncul lagi rupanya, ada berapa jumlah PSK yang mangkal malam ini?," katanya kepada Berita Bogor saat membalas pesan singkat. (cj) Sunyoto
