Apel Siaga Bencana Kabupaten Bogor
BERITA BOGOR - Apel dalam rangka meningkatkan kesiap siagaan terhadap
banjir dan tanah longsor maupun bencana alam.
Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengadakan apel
siaga bencana yang di gabungan dengan apel pagi,pada ruang lingkup
Sekretariat Daerah,yang di pimpin secara langsung Pelaksana Tugas (Plt)
Bupati Bogor,Hj.Nurhayanti. Yang bertempat di Halaman Komplek
Pemerintahan Pemda di Sekretariat Daerah, Pada, Selasa (27/1/2015).
Dalam amanatnya, Nurhayanti mengatakan apel siaga bencana bertujuan untuk menanggulangi permasalahan apabila terjadi peristiwa bencana,terlebih sesuai dengan topografi dan kondisi geografisnya daerah di wilayah Kabupaten Bogor berpotensi rawan bencana hampir 23 Kecamatan dari 40 Kecamatan Rawan Bencana,selain itu, pada kondisi cuaca bulan januari-februari sangat berpotensi bencana,khususnya banjir dan longsor.
Dalam amanatnya, Nurhayanti mengatakan apel siaga bencana bertujuan untuk menanggulangi permasalahan apabila terjadi peristiwa bencana,terlebih sesuai dengan topografi dan kondisi geografisnya daerah di wilayah Kabupaten Bogor berpotensi rawan bencana hampir 23 Kecamatan dari 40 Kecamatan Rawan Bencana,selain itu, pada kondisi cuaca bulan januari-februari sangat berpotensi bencana,khususnya banjir dan longsor.
"Saya
ingatkan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab
bersama,bukan hanya BPBD dan relawan lainnya. maka saya minta semua
pihak di bawah koordinasi BPBD agar melakukan tindakan dengan cepat dan
tepat serta tidak keluar dari ketentuan yang berlaku untuk melakukan
penanganan sebaik mungkin, apalagi 23 Kecamatan dari 40 Kecamatan Rawan
Bencana, maka perlu penanganan yang serius."Ungkapnya
Terlebih lagi
lanjut,Nurhayanti menjabarkan Kabupaten Bogor juga telah melakukan
kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat,dengan melakukan sosialisasi
di kawasan mereka yang tinggal di daerah rawan bencana,jadi bila ada
tanda akan terjadi bencana dan saat bencana,mereka sudah siap.
"Pemkab
Bogor terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang di tinggal di
daerah rawan bencana,agar mereka siap sebelum,saat dan pasca bencana,ini
lah yang kita uraikkan dalam kesiapsiagaan bencana berbasis
masyarakat."Lanjutnya.
Dirinya meminta kepada para Camat dan juga
Kepala Desa untuk bertindak cepat melaporkan kejadian dan senantiasa
siaga dengan menggerakkan semua kekuatan yang ada di lapangan, lakukan
tindakan-tindakan antisipasi bersama para kades dan tokoh/relawan yang
ada di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten
Bogor, Yos Sudrajat mengatakan saat laporan saat Apel Siaga kepada Plt
Bupati Bogor, dengan mengatakan peserta apel terdiri dari 16 komponen
yang semua nya berhubungan dengan penanganan bencana seperti Kodim,
Polres, Dinsosnakertrans, Dinkes, Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman,
RSUD, Dinas Bina Marga dan Pengairan, Diskominfo, ESDM,Satpol-PP, DKP,
PDAM, PMI, Pramuka serta BPBD.
Dalam kegiatan ini dilaporkan bahwa
BPBD Kabupaten Bogor telah memiliki peralatan peringatan Bencana banjir
dan longsor di beberapa Kecamatan. Selepas apel, Plt Bupati Bogor
di damping Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar, Kapolres
Bogor, AKBP Sonny Mulvianto dan juga kepala BPBD Kabupaten Bogor
berkesempatan meninjau kesiapan peralatan untuk penanganan kedaruratan
bencana. (red)