Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melemah
BERITA BOGOR - Menkopolkumham Ungkap Kondisi Ekonomi Terkini.
Menkopolkamhum
Jend (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, memimpin rapat
anggaran di Bappeda Jabar, Jalan. Ir. H. Juanda Kota Bandung, Selasa (22/9/2015)
Menkopolkamhum dalam pertemuan tersebut mengungkapkan Devaluasi rupiah tidak sejelek yang dibayangkan, karena masalah tersebut merupakan masalah global yang juga dialami negara-negara lainnya diantaranya di Asia.
Untuk h utang Indonesia, lebih sangat rendah dibandingkan negara lain di Asia. Demikian, juga untuk rasionya lebih rendah dibandingkan negara berkembang. Sedangkan hutang yang dibuat ke depan adalah utang yang berkualitas misalnya untuk pembangunan infrastruktur,
"Pertumbuhan ekonomi dibanding 2012 diakui melemah.Namun, daya beli masih bagus. Kendati pertumbuhan ekonomi melambat, diakhir tahun 2015 ini bisa mencapai 5 persen," tegasnya.
Program yang sudah disiapkan yang diharapkan bisa didukung pemerintah di daerah diantaranya stabilitas harga dan affability pangan. Jika program tersebut selesai kondisi keamanan akan terjaga karena kunci stabilitas keamanan ditopang oleh stabilitas ekonomi. (rsd) Editor: Risdiana
Menkopolkamhum dalam pertemuan tersebut mengungkapkan Devaluasi rupiah tidak sejelek yang dibayangkan, karena masalah tersebut merupakan masalah global yang juga dialami negara-negara lainnya diantaranya di Asia.
Untuk h utang Indonesia, lebih sangat rendah dibandingkan negara lain di Asia. Demikian, juga untuk rasionya lebih rendah dibandingkan negara berkembang. Sedangkan hutang yang dibuat ke depan adalah utang yang berkualitas misalnya untuk pembangunan infrastruktur,
"Pertumbuhan ekonomi dibanding 2012 diakui melemah.Namun, daya beli masih bagus. Kendati pertumbuhan ekonomi melambat, diakhir tahun 2015 ini bisa mencapai 5 persen," tegasnya.
Program yang sudah disiapkan yang diharapkan bisa didukung pemerintah di daerah diantaranya stabilitas harga dan affability pangan. Jika program tersebut selesai kondisi keamanan akan terjaga karena kunci stabilitas keamanan ditopang oleh stabilitas ekonomi. (rsd) Editor: Risdiana
