header_ads

Segera, Buku Situs Purbakala Diluncurkan

Setelah sukses membuat sebuah album Bogor Kasohor saat pembukaan Visit Bogor 2011, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali melakukan terobosan baru. Inovasi kali ini adalah memperkenalkan kekayaan potensi kebudayaan melalui tulisan sejarah yang dituangkan dalam sebuah buku. 
 
Rencananya, isi buku itu menceritakan tentang sejarah situs purbakala yang ada, di Kabupaten Bogor. "Di buku itu akan dikupas habis asal muasal situs purbakala, mulai dari zaman pra-sejarah, sejarah maupun zaman masa kolonial," ungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Sekdisbudpar) Baehaki.

Baehaki menjelaskan, sesuai anggaran yang dimiliki, buku itu akan diterbitkan sebanyak 93 buah. "Namun untuk pembuatannya sendiri kami akan lakukan sekitar tiga tahap," urainya.
Baehaki mengatakan, sebagian situs purbakala yang akan menjadi objek tulisan dan tersebar di sejumlah desa masih diteliti oleh para arkeolog bekerja-sama dengan Disbudpar. Seperti situs Megaliticum Baru Menhir, di Desa Tapos, Kecamatan Tenjolaya.
"Ada juga peninggalan kerajaan Ciaruteun, berupa Batu Tulis yang terdapat, di Kecamatan Nanggung, dan Pasir Jambu. Saat ini, para arkeolog berencana kembali melakukan penelitian, di Sindangbarang yang terdapat peninggalan kera­jaan Padjajaran," jelasnya.
Selain itu, sambung Sekdis, dinasnya telah melakukan penetapan situs purbakala di sejumlah tempat, di antaranya Punden Berundak, Makam Kuno, di Jasinga, Area Domas, makam tentara Jerman, Sumur Jalatunda, Taman Sri Baginda, Makam Van Motmen, dan Gedung Blenong. "Bagi masyarakat yang memang senang dengan sejarah untuk sebagian bukunya sudah ada," imbaunya.

Baehaki menambahkan, setelah terbitnya buku yang menceritakan sejarah tentang kekayaan Kabupaten Bogor ini, untuk pendistribusiannya akan diprioritaskan ke tempat-tempat wisata, seperti hotel maupun restauran. "Kita juga akan masukan ke setiap sekolah mulai tingkat dasar hingga menengah atas," terangnya.(als)



Sumber: Kabupaten Bogor 14/03/2011

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.