header_ads

Manasik Haji PAUD Se-Kabupaten, Puncak Bogor Macet Total

Arus lalu lintas dari arah Gadok menuju Taman Wisata Matahari (TWM) mengalami kemacetan, jalur sebaliknya dari kawasan Pafesta Cisarua menuju TWM mengalami hal serupa.

Hal ini disebabkan kesemrawutan ratusan bis rombongan dan kendaraan carter lainnya yang keluar dan masuk area parkir TWM.

Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan, sejak pagi hingga menjelang malam jalur puncak mengalami kemacetan panjang seiring berlangsungnya kegiatan Manasik Haji belasan ribu anak - anak PAUD se-kabupaten Bogor di lokasi wisata TWM.

Petugas polantas yang mengamankan arus lalu lintas sempat kewalahan, terutama setelah rombongan pejabat dari Pemerintah Kabupaten Bogor keluar lokasi wisata usai menghadiri pembukaan acara manasik haji PAUD yang digelar HIMPAUDI Kabupaten Bogor di TWM, Rabu (30/11/2011).

Sedangkan sejak siang hingga menjelang malam kondisi lalu lintas tak kunjung lancar, lantaran sejumlah pengendara sepeda motor yang tak sabar kerap menerobos dijalur kanan terutama saat hujan deras mengguyur.

Seorang pengendara, Rusli (36) warga Batulayang Cisarua mengaku kelelahan saat mengendarai mobilnya dari Gadog menuju Pasar Cisarua membutuhkan waktu lebih dari 3 jam. “kemacetan di hari kerja ini hampir mirip dengan suasana malam tahun baru dimana kemacetan total terjadi berjam-jam lamanya,” imbuhnya.

Secara terpisah, Riani guru PAUD Hidayatun Ibdiyah Desa Cigombong Kecamatan Cigombong yang turut mengirimkan 25 anak didiknya mengaku kesal karena jalan menuju keluar pintu gerbang macet total. "Para orangtua murid yang mendampingi anak - anak juga kesal pak, sudah sore begini bis kami masih antri di parkir,"keluhnya.

Hal senada dikatakan Nur Aisyah, guru PAUD Nurul Ikhsan Desa Bojong Murni Kecamatan Ciawi yang mengirim sekitar 35 anak didik ini harus menunggu jemputan berjam-jam lamanya. "Dari siang sampe sore jalan puncak macet, mobil jemputan yang saya carter masih terjebak macet di Gadog," kata kecewa.

Ditengah-tengah kemacetan ini ternyata juga membawa rejeki tersendiri bagi para pedagang asongan yang ada di jalur Gadog dan sekitarnya. Bahkan tak tanggung-tanggung restoran waralaba terkenal pun tak mau ketinggalan menerjunkan sales-sales berseragam guna menjajakan kulinernya kepada para pengemudi yang terjebak kemacetan. (als)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.