header_ads

Asinan Jagung Bakar Khas Bogor


KOTA BOGOR - Apakah Anda tahu salah satu makanan khas kota Bogor? Apakah Anda tahu dimana tempat makanan khas Bogor itu berada? 


Kunjungi Kota Bogor, perempatan Jl. Roda, Gg. Aut, Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah. Disini, asinan jagung bakar telah ada sejak 30 tahun yang lalu dan sudah menjadi makanan khas tradisional kota Bogor.

Asinan jagung bakar sebenarnya tidak jauh berbeda dengan asinan pada umumnya, yang membedakan hanyalah bahan utamanya yaitu berupa jagung bakar. Jenis jagung yang digunakan untuk membuat asinan ini adalah jagung manis. Isi dari satu bungkus asinan ini, selain jagung bakar ada pula mentimun yang disiram dengan kuah asinan, yang terbuat dari gilingan cabai merah dan cuka. 

Berbeda dengan asinan buah atau asinan sayur, asinan jagung bakar ini selain dari namanya, makanan ini juga memiliki cita rasa yang cukup unik dengan perpaduan rasa manis, asin, asam dan pedas dan telah menjadi salah satu kuliner khas kota Bogor. Para pembeli yang datang, umumnya berasal dari luar kota, karena jajanan tersebut sudah menjadi cemilan wajib dan oleh-oleh bagi para pelancong yang datang ke kota Bogor.

Sebelumnya, di tahun 1980, penjualan asinan jagung bakar dilakukan dengan menggunakan pikulan dan harus berkeliling untuk menjajakan barang dagangannya. Namun sekarang ini para penjual hanya menunggu di satu tempat saja. Itu semua di karenakan, para penjual asinan adalah orang yang sudah cukup berumur, sehingga tidak mungkin lagi untuk membawa pikulan yang cukup berat di pundaknya. 

Sabur (50), salah satu penjual asinan jagung bakar telah 30 tahun berdagang meneruskan usaha turun-temurun yang di wariskan oleh orangtuanya. “di sini hanya ada tiga penjual asinan jagung bakar, tapi saya yang paling lama berjualan di tempat ini”, ungkapnya. Pria yang berumur setengah abad ini pun menuturkan, bahwa biasanya, tempat ini ramai dikunjungi pada Sabtu, Minggu dan hari libur lainnya. “kalau hari Sabtu dan Minggu bisa habis 40-50 bungkus. Namun kalau hari biasa, penjualan paling banyak hanya sampai 10 bungkus saja.”, tambahnya.

Harga yang ditawarkan untuk satu bungkusnya hanya Rp8 ribu saja. Biasanya, para pedagang ini buka dari jam 08:00-17:00 WIB. Akan tetapi, tidak jarang pula mereka harus pulang pada siang hari, di karenakan asinan yang mereka jual telah habis. Mahfud, seorang pelancong asal Jakarta mengaku, bila dia sedang ada urusan pekerjaan di Bogor, dia selalu mampir ke jalan ini untuk membeli asinan jagung bakarnya pak Sabur. 

Walaupun tidak rutin, namun dia mengakui makanan ini jadi oleh-oleh wajib yang selalu menjadi pesanan keluarganya di Jakarta. “selain untuk dibawa pulang, asinan jagung bakar ini membuat saya tetap segar dan  selalu menjadi cemilan di saat perjalanan pulang ke Jakarta”, katanya kepada bogor ekspres.

Berbeda dengan pengakuan Sabur, Suhanda, seorang penjual asinan jagung bakar lainnya mengatakan, bahwa para pelanggannya mayoritas berasal dari wilayah Bogor. Masih banyak minat dari para pembeli akan makanan ini, namun karena sedikitnya jumlah penjual dan belum ada yang meneruskan usaha tersebut, maka ia sangat menyayangkan bila jajanan kebanggaan warga Bogor ini harus hilang dan sulit untuk ditemukan oleh para penikmatnya.

Asinan jagung bakar ini sudah banyak di kenal oleh masyarakat Bogor dan di luar kota Bogor seperti Jakarta, Bandung dan Sukabumi. Jadi jika Anda mencari makanan khas kota Bogor, cobalah asinan jagung bakar yang dapat ditemui di sekitar jalan Suryakencana, Bogor. (welly/mra)
Diberdayakan oleh Blogger.