Panen Raya Tanjungsari Tumpah Ruah
TANJUNGSARI- Berupaya
menuju kedaulatan pangan Kabupaten Bogor, kini giliran Desa Cibadak
Panen Raya. Dengan bantuan Dinas Pertanian dan Kehutanan (Disnakan)
Kabupaten Bogor dan Kelompok Tani setempat, Desa Cibadak diharapkan
panen 7-8 ton di atas area sawah seluas 25 Ha.
Dengan Demikian desa tersebut mampu memberikan konsumsi kepada 1065 jiwa per bulannya. Acara Panen Raya ini dibuka Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman di sekretariat Gerakan Kelompok Tani (Gapoktan) Subur Tani Desa Cibadak Kecamatan Tanjung Sari (1/3/2012).
Dengan Demikian desa tersebut mampu memberikan konsumsi kepada 1065 jiwa per bulannya. Acara Panen Raya ini dibuka Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman di sekretariat Gerakan Kelompok Tani (Gapoktan) Subur Tani Desa Cibadak Kecamatan Tanjung Sari (1/3/2012).
Menurut
Karyawan Faturachman, konon kita pernah menyatakan swasembada
pangan, sebetulnya tidak. Saat itu masih membeli beras ke Saigon,
Vietnam, oleh karenanya masyarakat seolah dibohongi.
Tapi sekarang tidak
bisa lagi seperti itu, masyarakat sudah cerdas dan mengerti. Jadi mari
kita bersama-sama menggapai ketahanan pangan bahkan sampai kedaulatan
pangan.
“Untuk
pengamanan padi, di Cariu kita sudah punya gudang untuk menampung
surplus beras yang nantinya bisa dimanfaatkan para petani untuk
selanjutnya kita beli beras tersebut. Kemudian kita mengelola alam, kita
mencari kehidupan dari alam hingga bergantung kepada alam. Maka mari
kita jaga dan lestarikan alam, jangan sampai rusak sehingga dapat
mendatangkan bencana”, ujarnya.
Ia
menambahkan kita harus bersyukur kepada Allah SWT, kita harus punya
sifat silih asah, silih asih dan silih asuh. Desa Cibadak sangat terasa
kebersamaannya, maka harus tetap dijaga karena itulah yang membedakan
masyarakat pedesaan dengan perkotaan.
Sementara
Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Zairin mengatakan bantuan tersebut
dalam rangka Program Penumbuhan Agribisnis Padi tahun 2012. Untuk
mengembangkan potensi bisnis petani, maka kita bantu. Salahsatunya
dengan Traktor, Benih Bermutu, Pupuk, Komponen Pasca Panen seperti
Rumah Penggilingan, Penangkaran Benih dan Mesin Pengering Padi (Drayer)
yang bisa bantu petani saat musim hujan dengan total bantuan sebesar 200
juta rupiah.
“Kita
akan bantu semua kelompok tani yang ada di Kabupaten Bogor dari Hulu
hingga ke Hilir, harapannya nanti bisa menjadi pengusaha pertanian
sukses. Dengan adanya bantuan ini juga diharapkan para kelompok tani
dapat memelihara dan menjaga alat-alat sehingga dapat dipergunakan
secara maksimal”, papar Zairin.
Sementara
Ketua Kelompok Tani Subur Tani Komery JN menyampaikan ucapan terima
kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Disnakan yang telah
membantu hingga dapat panen raya. Menurutnya, Desa Cibadak selain padi
dan sayur-mayur, petani juga menanam buah Semangka yang beratnya bisa
pencapai 10 Kg per buahnya. “Saya
berharap pemerintah dapat membantu untuk mencegah adanya pengakuan dari
Cianjur, beberapa kejadian beras yang berasal dari Desa kita dibawa ke
Cianjur dan diberi label Beras Cianjur”, tutur Komery. (Rido/Ice)


Tidak ada komentar