header_ads

Pelaksanaan E-KTP Kota Bogor Terbaik Se-Jabar

BOGOR KOTA – Pelaksanaan e-KTP di Kota Bogor periode 2012 dinilai terbaik se-Jawa Barat, bahkan pelaksanaannya lebih awal dari kota-kota lainnya. Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Kota Bogor Agung Prihanto ketika melaksanakan briefing staff di Ruang Rapat Tengah Balaikota Bogor, Jalan Ir H Juanda Nomor 10, Bogor Tengah, Selasa (27/03/2012).

Menurutnya, penilaiannya tersebut berdasarkan pada hasil pantauan tim pendamping saat evaluasi di lapangan. Walau demikian, saat ini proses rekam data masih mengalami kendala karena keterbatasan alat. “Bantuan yang ada sekarang sebanyak 12  unit jadi tiap kecamatan hanya mendapat jatah dua alat rekam data,” jelas Agung.

Untuk menyikapi hal tersebut, lanjut Agung, pihaknya mengupayakan penambahan alat baru, sementara menunggu bantuan alat dari Kementerian Dalam Negeri. “Idealnya setiap kelurahan masing-masing memiliki satu alat, jadi totalnya Kota Bogor punya 68 alat (rekam data),” lanjutnya.

Pelaksanaan rekam data di Kota Bogor baru mencapai wilayah Bogor Timur, sejak dicanangkan awal Maret lalu di kelurahan Sindangsari.  Wilayah lain akan bergiliran mengingat keterbatasan alat rekam.

Sementara itu Camat Bogor Timur Rakhmawati mengatakan,  sejauh ini pelaksanaan program e-KTP berjalan cukup lancar. “Personil untuk proses entry data sudah cukup. Namun yang menjadi kendala seringkali terjadi kerusakan alat dan gangguan dalam koneksi (internet),” ungkapnya.

Kendala ini biasanya berakibat pelayanan untuk rekam data menjadi tertunda. “Waktu kerja harusnya mulai jam 8 pagi hingga 6 sore, tapi karena ada gangguan terkadang untuk melayani rata-rata 250 wajib KTP per hari bisa sampai jam 10 malam,” lanjutnya.

Menurut Rachmawati, untuk memfasilitasi warga Bogor yang bekerja diluar kota seperti Jakarta, pihak kecamatan Bogor Timur membuat kebijakan dengan memberi pelayanan di hari minggu.  “Jam kerja di hari Jumat terhitung pendek, karena itu kami memutuskan untuk meniadakan kegiatan di hari Jumat dan memindahkannya ke hari Minggu,” imbuhnya.(red/als)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.