Pemkab Dukung Pelestarian Angklung Gubrak
CIGUDEG – Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Bogor menyatakan kesiapannya untuk membantu
pengembangan kesenian khas Kecamatan Cigudeg, yakni angklung gubrak. Hal ini disampaikan Bupati Bogor Rachmat
Yasin saat menemui para seniman angklung gubrak, seusai acara Rabo
Keliling (Boling) Kecamatan Cigudeg, Rabu (28/03/2012).
“Sebelum mengembangkan sebuah budaya,
tentu kita harus menelusuri akarnya terlebih dahulu, dan jika memang ini
merupakan kesenian asli Cigudeg, Pemkab pasti siap membantu
pengembangannya asalkan kesenian tersebut telah ditularkan kepada
generasi muda sebagai generasi penerus,“ kata Bupati.
Menurutnya, salah satu upaya
pengembangan dan pelestarian angklung gubrak adalah dengan cara
menampilkannya disetiap kegiatan baik di tingkat kecamatan maupun
tingkat kabupaten.“Nanti, kita akan usahakan kesenian
angklung gubrak dapat ditampilkan di setiap kegiatan yang digelar
ditingkat kecamatan atau kabupaten agar lebih dikenal. Jika sudah
dikenal, tentu kesenian ini tidak akan punah seperti kesenian Bogor
lainnya,“ tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Argapura Nana
Rusdiana mengatakan, saat ini pihaknya juga sudah berusaha
mengembangkan kesenian yang diciptakan Kolot Muktar warga asli kampung
Cipining Desa Argapura tersebut dengan cara melatih generasi muda
setempat.
“Saat ini, desa kami sudah mempunyai
tiga tim pemain angklung gubrak, yaitu tim usia dibawah 10 tahun, tim
usia dibawah 20 tahun dan tim usia diatas 40 tahun,“ ujarnya.
Dia berharap campur tangan Pemkab Bogor
dapat membawa angin segar bagi pengembangan kesenian yang dimainkan 10
orang dalam satu timnya ini. “Mudah-mudahan campur tangan pemkab Bogor dapat membawa angin segar bagi pengembangan kesenian asli Cigudeg ini,“ tutup Nana.(wb/ice)

Tidak ada komentar