Warga Bogor Lestarikan Budaya Sunda
KOTA BOGOR - Budaya Sunda itu punya falsafah hidup yang luhung dan sangat universal yakni silih asih, silih asih dan asuh. Ikatan Pelestari Seni Budaya Indonesia (IPSBI) Kota Bogor yang telah berperan sebagai pelestari Seni dan Budaya di Kota Bogor memperoleh apresiasi oleh Pemeritah Kota Bogor.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada IPSBI, yang siap melestarikan Seni dan Budaya di Kota Bogor, “ kata Asisten Adminisatrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Setda Kota Bogor, Edgar Suratman, di Ruangan Kerja Balaikota Bogor, Rabu (16/1/2013).
Derasnya berbagai budaya asing yang masuk melalui berbagai pintu
informasi seiring kebijakan globlalisasi, mempercepat terjadinya
pergeseran budaya di masyarakat. Salah satu contohnya, lanjut dia, kaum remaja kita
lebih menggemari budaya-budaya negeri tetangga dan negara asing.“Tarian Gangnam dari Korea saat ini sedang mahabu (digandrungi) di mana-mana, begitupun juga budaya asing lainnya. Sementara seni dan budaya asli kita seperti Sunda sudah mulai ditinggalkan,”tegasnya.
Diperlukan sinergi yang baik untuk menjaga kelestarian seni dan budaya milik sendiri mulai dari pemerintah, seniman dan budayawan, para pengusaha dan elemen masyarakat lainnya.
Ia berharap apa yang akan dilakukan oleh para pengurus IPSBI Kota Bogor dapat melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya tradisi di bumi Pakuan yang penuh dengan nilai-nilai luhur dan menjadikan budaya sebagai perekat bangsa.
“Berbagai kejadian tawuran, perselisihan di belahan negeri tercinta kita ini, salah satunya karena mereka meninggalkan budayanya sendiri. Bahkan kalau kita cermati orang Sunda itu punya falsafah hidup yang luhung dan sangat universal yakni silih asih, silih asih dan asuh,” ungkapnya didampingi Kasi Kesenian pada Disbudpar Kota Bogor, Uci Sanusi.
Terkait upaya pelestarian budaya dan kearifan nilai-nilai lokal, Edgar mengatakan, selaku Ketua Umum Karukunan Warga Bogor (KWB) sedang bekerjasama dengan salah satu produser untuk memfilmkan Pa Cilong, seorang ahli pantun asli Bogor.
Sementara itu, Ketua 1 Bidang Organisaasi DPP IPSBI, Dra. Eliana Djayakusumah, S. Sos, sangat menghargai sikap yang ditunjukkan Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, berbagai kiprah IPSBI pusat sudah mewarnai dunia perfilman nasional.
“Film nasional yang ada tidak hanya mengedepankan nilai komersil dan estika seni saja, tapi harus mengandung nilai nilai budaya Indonesia serta tidak hanya sekedar tontonan tapi harus menjadi tuntunan,”tegasnya.
Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar